Ultimate magazine theme for WordPress.

Mantan Anggota DPRD OKU Gelar Pesta   Ganja dan Miras di Pinggir Sungai

Satres Narkoba Polres OKU Sumatera Selatan (Sumsel) menggerebek lokasi pesta narkoba dan miras di pinggir Sungai Ogan di Baturaja Timur.(BP/IST)

Palembang, BP- Satres Narkoba Polres OKU menggerebek lokasi pesta narkoba dan miras di pinggir Sungai Ogan di Baturaja Timur.

Selusin pria diamankan, salah satunya mantan anggota DPRD OKU. Penggerebekan pesta terlarang ini Selasa (6/7) malam sekitar pukul 22.00 .

Saat penggerebekan didapati 12 orang yang sedang asik nongkrong dan diduga sedang pesta narkoba salah satunya oknum mantan anggota DPRD OKU inisial S.

Selanjutnya polisi menggeledah 12 orang tersebut. Hasilnya salah satu tersangka memiliki satu linting ganja serta ditemukan banyak botol miras di sekitar lokasi.

Kapolres OKU AKBP Arif Hidayat Ritonga melalui Kasat Narkoba AKP Hilal Adi Imawan SIK didampingi Kasi Humas AKP Mardi Nursal Kamis  (8/7) mengatakan, pada awalnya kedua belas orang tersebut tidak mengakui melakukan pesta narkoba hanya satu orang yang mengakui. Satres Narkoba yang dipimpin Kanit 1 Ipda Andaru langsung membawa ke-12 orang tersebut dan dilakukan tes urin serta interogasi.

Hasilnya jelas AKP Hilal, dari 12 orang hanya satu yang negatif sementara ke-11 orang lainya positif mengkonsumsi narkoba jenis ganja. “Inisilnya AM, S, FS, DI, TS, MRF, FR, IA, RD, SY, dan MI. SA yang negarif urine,” katanya.

Diungkapkan AKP Hilal, dari 12 orang itu pihaknya kembali melakukan interogasi, hasilnya mengerucut ke salah satu nama yang menjadi pemasok atau penyedia ganja yakni AM. Kemudian dilakukan penggeledahan di rumah AM di kawasan perumahan Kibang permai.

“Hasilnya ditemukan 2 paket ganja di dalam rak lemari, dua paket ganja di dalam jaket merah dan satu kantong plastik hitam berisi 59 paket ganja siap edar di atas lemari dengan berat bruto 170 gram,” katanya.  Ditambahnkan AKP Hilal, saat ini kedua belas orang itu masih terus dilakukan penyelidikan lebih lanjut.

“AM terancam hukuman penjara minimal 5 tahun maksimal 15 tahun kurungan penjaran. Sementara 10 orang akan kami serahkan ke BNN untuk diusulkan rehab lantaran positif narkoba tapi tidak memiliki BB. Sementara satunya akan kami lepas lantaran hasil tes urin negatif dan tidak memiliki BB-nya,” katanya. #osk

Jangan Lewatkan
Komentar Anda
Loading...