Ultimate magazine theme for WordPress.

Cerdas Memilih Pijol Yang Terpercaya

Suasana Webinar Gerakan Nasional Literasi Digital 2021 Wilayah Sumatera 1 (Sumatera Selatan, Palembang), Senin (5/7).

Palembang, BP- Adanya pinjaman online (pinjol) legal merupakan suatu bentuk dari perkembangan zaman dan teknologi yang memberikan segala kemudahan. Namun di tengah kemudahan tersebut, anda harus selektif dalam menentukan pinjol yang terpercaya. Demikian disampaikan Untung Nugroho SE MSi Ak CA selaku Kepala Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Regional 7 Sumatera bagian selatan (Sumbagsel) saat berbicara sebagai narasumber Webinar Gerakan Nasional Literasi Digital 2021 Wilayah Sumatera 1 (Sumatera Selatan, Palembang), Senin (5/7).

“Saat ini kita mengenal keberadaan Layanan Pinjam Meminjam Uang Berbasis Teknologi Informasi (LPMUBTI) yang merupakan penyelenggaraan layanan jasa keuangan untuk mempertemukan pemberi pinjaman dengan penerima pinjaman untuk melakukan perjanjian pinjam meminjam dalam mata uang rupiah, secara langsung melalui sistem elektronik dengan menggunakan jaringan internet,” beber Untung di hadapan para peserta webinar.

Dia merinci beberapa ciri utama LPMUBTI antara lain penyelenggara hanya bertindak sebagai perantara, dana bukan berasal dari modal penyelenggara, transaksi melibatkan 3 pihak yakni lender, borrower, dan penyelenggara, serta mudah diakses, cepat dan pinjaman dapat dicairkan setiap saat. Penyelenggara LPMUBTI ini sendiri punya badan hukum, baik yang berbentuk perseroan terbatas ataupun koperasi, dan berstatus terdaftar dan berizin.

Senada dengan Untung, narasumber terakhir Dr Heri Setiawan ST MT IPM membagi tips aman kepada para peserta webinar yang ingin melakukan pinjol. Dosen Program Studi (Prodi) Teknik Industri, Fakultas Sains dan Teknologi, Universitas Katholik (Unika) Musi Charitas menguraikan, tips pertama yakni pastikan fintech/Peer to Peer (P2P) Lending sudah terdaftar atau berijin di OJK. “Tips berikutnya, pelajari bunga dan denda pinjaman, bandingkan dengan yang lain. Kemudian pinjamlah sesuai dengan kebutuhan. Pahami kontrak pinjaman karena ini menjadi dasar hukum pinjam-meminjam. Terakhir, cek apakah website dan aplikasi aman,” rincinya.

Baca:  Masyarakat Harus Bisa Bedakan Informasi Hoaks atau Bukan

Selain menyimak penjelasan Untung Nugroho dan Heri Setiawan, webinar yang diselenggarakan Kementerian Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia (Kemenkominfo RI) dengan tema “Memahami Pinjaman Online yang Aman dan Legal” juga menghadirkan dua narasumber lainnya yaitu Aulia Siska SSos (CFO PT Digital Solusi) dan Ir Prayudi Widyanto MM (Professional Business Coach. Kedua narasumber masing-masing mengulas tema webinar dari aspek digital skills dan digital ethics.

Dalam sesi tanya jawab, seorang peserta atas nama Masagus Firza bertanya mengenai apakah OJK telah melakukan filter terkait pinjol ilegal, serta penagihan yang kasar apakah bisa dilaporkan. Narasumber ketiga, Untung Nugroho menjelaskan bahwa OJK memiliki Satgas Investasi dan bekerja sama dengan divisi cyber pada kepolisian. “OJK sendiri juga telah menutup ribuan pinjol namun setelah ditutup masih tetap beroperasi dengan nama berbeda. Selanjutnya jika masyarakat menemukan proses penagihan terdapat hal yang merugikan maka dapat dilaporkan ke pihak kepolisian,” pungkasnya.

Baca:  Dunia Digital Buat Bisnis Jadi Mudah

Webinar ini sendiri dimulai pukul 09.00  dibuka oleh moderator Izzah Fajrina. Kemudian menayangkan Lagu Indonesia Raya yang diikuti semua peserta webinar dan dilanjutkan dengan penayangan video keynote speech yaitu Semuel A Pangerapan, Direktur Jenderal (Dirjen) Aplikasi Informatika (Aptika) Kemenkominfo RI.

Sementara itu, Presenter TvOne dan Konten Kreator Youtube Andromeda Mercury kembali dihadirkan penyelenggara webinar dan didaulat menjadi Key Opinion Leader (KOY). Setelah disapa di awal webinar sebelum keempat narasumber memaparkan materinya, moderator Izzah Fajrina kembali membincangi Andromeda di penghujung acara.“Masyarakat masih sangat awam dan abu-abu terkait bagaimana dan jenis pinjaman online apa saja yang legal di Indonesia. Namun kebutuhan yang mendesak membuat masyarakat hanya fokus mencari jenis pinjaman yang dianggap mudah. Nah lewat webinar ini, kita mendapatkan edukasi sekaligus pencerahan mengenai pinjol yang aman dan legal,” tukas Andromeda.

Baca:  Tantangan Era Digital Pemerintah Daerah Harus Dapat Bertransformasi

Suryati Ali selaku Runner Literasi Digital wilayah Palembang Sumsel menyebutkan, webinar yang digelar Kemenkominfo RI bekerjasama dengan Pemerintah Kota (Pemkot) Palembang dan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumsel diikuti 324 orang peserta dari kalangan pelaku Usaha Kecil Menengah (UKM) dan masyarakat. Selanjutnya untuk webinar kedelapan belas bakal diselenggarakan Rabu, 7 Juli 2021 dengan tema “Mengenal Lebih Jauh Cara Menyuarakan Pendapat di Dunia Digital” yang tentunya bakal kembali menghadirkan empat narasumber berkompeten. #osk

 

 

 

 

Jangan Lewatkan
Komentar Anda
Loading...