Ultimate magazine theme for WordPress.
BI-26-27

Dua Cafe di Eks Lokalisasi Teratai Putih di Obrak-abrik Aparat

Palembang, BP–Aparat Ditres Narkoba Polda Sumsel mengobrak-abrik dua Kafe terbesar di eks Lokalisasi Teratai Putih (Kampung Baru), Kecamatan Sukarami, Palembang Minggu (4/7/21) dini hari.

Dari dua cafe tersebut, polisi mengamankan 171 orang pengunjung termasuk pegawai. Polisi juga mengamankan barang bukti narkoba berupa pil ekstasi.

Razia yang digelar hingga menjelang Subuh tersebut, Polda Sumsel menerjunkan sebanyak 80 orang Ditres Narkoba Polda Sumsel dibackup Sat Brimob Polda Sumsel satu pleton.

Direktur Ditres Narkoba Polda Sumsel Kombes Pol Heri Istu Hariono mengatakan, Ini menindaklanjuti perintah dari  Kapolda Sumsel untuk jihad melawan dan perang terhadap narkoba yang terus dan masih ada di wilayah Sumsel dan Palembang.

Heri menuturkan, saat dilakukan penggerebekan seluruh pengunjung sedang dalam pengaruh alkohol dan narkoba.

Baca:  Kampung Baru Jadi Kampung Tangguh Narkoba

Sebanyak 171 orang pengunjung Kafe yang diamankan Ditres Narkoba Polda Sumsel di Lokalisasi Teratai Putih, Kampung Baru, Kecamatan Sukarami, Palembang, Minggu (4/7/21), hasilnya sebanyak 49 orang positif narkoba.

Hal ini terungkap setelah Tim penyidik Ditres Narkoba Polda melakukan pemeriksaan urine terhadap pengunjung yang diamankan ke Mapolda Sumsel Minggu pagi.

“Dari 171 orang tersebut yang dinyatakan positif sebanyak 49 orang. Ada pengunjung ada juga pegawai Kafe,” terang Heri.

Untuk 49 orang positif yakni terdiri dari 38 orang laki-laki dan 11 perempuan. Sebanyak 28 orang diamankan dari Kafe Star dan 21 orang dari Kafe Batman.

Baca:  Kampung Baru Jadi Kampung Tangguh Narkoba

“Barang bukti narkoba yang kita amankan yakni 20 butir pil ekstasi utuh, satu butir tidak utuh, ¾ butir, dan ¼ butir. Tidak ditemukan jenis narkoba lain,” kata Her

Heri menambahkan, saat ini 49 orang tersebut masih dimintai keterangan untuk mengetahui dari mana asal narkoba yang dikonsumsi mereka.

“Bagi pengunjung yang hasil urinenya dinyatakan positif dan tanpa barang bukti akan diajukan asisten medis ke BNN Provinsi Sumsel,” katanya.

Dua Kafe tersebut selama ini dikenal tidak tersentuh hukum. Polda Sumsel akan segera memanggil pemilik sekaligus pengelola.

Baca:  Kampung Baru Jadi Kampung Tangguh Narkoba

“Kafe Batman dan Star tidak mematuhi prokes yang sedang diterapkan oleh pemerintah saat ini. Dan sering kali bocor pada saat akan kita datangi. Ini sudah meresahkan masyarakat,” katanya.#osk

Jangan Lewatkan
Komentar Anda
Loading...