Ultimate magazine theme for WordPress.

PKB Sumsel  :  Pemerintah Daerah di Sumsel Belum Serius Tangani Covid-19

Ramlan Holdan (BP/DUDY OSKANDAR)

Palembang, BP- DPW Partai Kebangkitan Bangsa (PKB)  Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel)  melihat gerakan pemerintah daerah di Sumatera Selatan (Sumsel) dalam penanganan Covid-19 belum terlihat dan terkesan secara serius belum ada sampai saat ini.

“ Ini perlu kita dorong pemerintah  agar transparan didalam memberikan informasi  dalam persoalan covid ini, kita tidak usah takut , kita tidak usah malu, ini khan bukan aib, ini khan musibah bersama agar masyarakat punya kepercayaan  kepada pemerintah , jangan sampai masyarakat tidak percaya dengan Covid ini , kalau  tidak percaya ini khan banyak  multi tapsir bahkan tuduhan-tuduhan yang kurang baik ,” kata Ketua DPW PKB Sumsel Ramlan Holdan, Kamis (1/7).

Malah kadang-kadang menurutnya isu-isu ini ditangkap masyarakat   dan mengatakan kalau Covid-19 adalah akal-akalan  saja bahkan lebih menyedihkan  yang tidak kena Covid-19 dikubur dengan protokol Covid-19.

“ Nah ini perlu di jelaskan kepada masyarakat, kalau ini dibiarkan hilang kepercayaan masyarakat kepada kita, yang lebih sadis lagi ini isu-isu yang tidak mengenakkan  bahwa covid ini adalah alasan  orang-orang tertentu  bahkan dimanfaatkan oleh orang-orang tertentu, karena orang-organ tubuhnya dijual katanya, matanya diambil, nah ini sangat menyesatkan, makanya kita  harus transparan  baik yang sudah meninggal kalau memang Covid kita harus katakan Covid dengan bukti-bukti medis yang ada,” kata mantan anggota Komisi IV DPRD Sumsel ini.

Baca:  Wakil Ketua DPR: PKB dan CPC Miliki Kesamaan Visi Kebangsaan

Pihaknya juga mendorong hal tersebut  karena yang paling strategis untuk  menanggulangi itu menurutnya adalah pemerintah daerah.

“ Tinggal sinergitas antara  Pemprov  dan kabupaten dan kota  bagaimana penanggulangan ini secara bersama, silahkan  kita kaji sama-sama apa PPKM kita terapkan, apa Lock Down, Lock Down yang bagaimana, nah ini harus kita kaji bersama-sama  dan maklumat ini akan tetap kita jalankan ,” kata politisi senior PKB ini.

Baca:  Pemerintah Provinsi dan Pemerintah Kota Seharusnya Bisa Branding Wisata di Palembang

Selain itu anggota legislatif dari PKB minimal sebagai anggota DPRD harus  memperhatikan juga  dan memonitor sejauh mana perkembangan penanggulangan Covid-19 di masing-masing daerah disamping pihaknya akan menjadi garda terdepan dan  tauladan bagi masyarakat khususnya terhadap penggunaan protokol kesehatan.

“ Kami ingin mendorong  agar Pemerintah Daerah hingga  kabupaten kota di Sumsel agar 100 persen fokus dalam menangani Covid-19 ini.Kita berharap keseriusan ini sangat penting sekali , apalagi kita sudah  amsuk katagori zona merah, karena kita sulit untuk mencari informasi sekarang ini , informasi soal Covid-19  di mana kita ada zona merah, kita bingung juga clusternya dimana apakah cluster cape-cape, apakah cluster perkantoran, cluster rumah-rumah ibadah, atau cluster pasar, ini khan belum paham ,” katanya.

Baca:  PKB Pagaralam Tetap Eksis Walau Ditinggal Alfian Maskoni

Apalagi menurutnya DPP PKB telah menyampaikan maklumat  keseluruh jajaran pengurus PKB baik tingkat provinsi, kabupaten/kota, kecamatan hingga ke desa yang isinya bentuk wujud kepedulian PKB dengan meningkatnya virus Covid-19 yang terjadi saat ini.

“ Langkah pertama ketua umum PKB meminta seluruh jajaran pengurus  untuk memberikan contoh, ketauladanan didalam meningkatkan penggunaan protokol-protokol kesehatan baik dilingkungan keluarga, lingkungan kantor dan lingkungan masyarakat , nah ini kader-kader harus  menjadi contoh dan teladan dan ingin menggerakkan itu , memberikan contoh,” katanya

Kedua  pihaknya sedang merumuskan untuk membantu  masyarakat yang terkena Covid -19 dimana masyarakat punya beban dalam arti sakit dan dibebani untuk membayar juga sehingga pihaknya mencoba meringankan untuk menolong dan membantu masyarakat sudah terkena  Covid-19  terutama masyarakat yang kurang mampu.#osk

Jangan Lewatkan
Komentar Anda
Loading...