Ultimate magazine theme for WordPress.

Sindikat Pencurian Tiang Jaringan Internet Ditangkap


Tim Opsnal Unit 1 Subdit 3 Jatanras Ditreskrimum Polda Sumsel menangkap tiga pelaku sindikat pencurian tiang jaringan internet di kawasan Palembang, Senin (28/6) sore.(BP/IST)

Palembang, BP- Tim Opsnal Unit 1 Subdit 3 Jatanras Ditreskrimum Polda Sumsel menangkap tiga pelaku sindikat pencurian tiang jaringan internet di kawasan Palembang, Senin (28/6) sore.
Polisi mengamankan 10 tiang jaringan internet yang sudah dilepas dengan cara digali dan diangkut meggunakan alat kotrek dan kemudian diangkut dengan mobil pikap.

Tiga pelaku yang diamankan yakni Dedek Satria Pranata (26), warga Jalan Setunggal, Kelurahan 8 Ilir, Kecamatan IT III, Palembang, Susanto (41), warga Jalan Lebak Jaya 3, Kecamatan Kalidoni dan Sudarsana alias Joko (37), warga Jalan Mayzen, Lr Centang, Kecamatan Kalidoni, Palembang.
Aksi tersangka ini diketahui pada Minggu (27/6) sekitar pukul 20.00 , di Jalan Soekarno-Hatta, Kecamatan IB I, Palembang.

Ketiganya diamankan polisi saat berada di rumah masing-masing tanpa perlawanan.
Penangkapan terhadap tiga pelaku yang dipimpin Panit Ipda Ibrahim Akil SH dan Katim Ospnal Aiptu Heri Gondrong ini tanpa perlawanan. Polisi mengamankan 10 buah tiang jaringan internet, mobil pikap, baju rumpi yang digunakan pelaku.

“Aksinya diketahui pada Minggu (27/6) pukul 02.00 malam di Jalan Soekarno-Hatta, Palembang. Modusnya mengambil tiang dengan mencongkel dan merusak coran tersebut. Setelah itu diletakkan di pinggir jalan dan diangkut mengunakan mobil pikap,” kata Kasubdit 3 Jatanras Kompol CS Panjaitan didampingi Kanit 1 AKP Willy Oscar SE, Selasa (29/6) siang.
Dia menyebut, para pelaku ini sudah profesional, karena saat melakukan aksinya memakai atribut dari dinas Pekerjaan Umum dan alat khusus untuk memindahkan tiang ke mobil.
Untuk korban sendiri yakni PT Telkom Indonesia, PT Biznet Indonesia, PT Lintas Arta dan PT Fiber Star. Korban yang mengalami kerugian Rp 1,6 juta per tiang melaporkan kejadian tersebut ke SPKT Polda Sumsel usai kejadian.

“Selain itu jaringan fiber optic internet terputus, dampaknya bagi pengguna banyak yang komplain dengan pihak provider. Tiga pelaku lagi masih kita kejar, karena saat ini kita masih melakukan pendalaman dimana saja tempat mereka beraksi,” katanya.#osk

Jangan Lewatkan
Komentar Anda
Loading...