Ultimate magazine theme for WordPress.

Generasi Alpha, Generasi Paling Akrab Dengan Internet Sepanjang Masa

narasumber ketiga kepala disdik kota palembang ahmad zulinto menanggapi pertanyaan salah seorang peserta webinar (BP/IST)

Palembang, BP- Pemerintah Kota (Pemkot) Palembang melalui Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Palembang saat ini fokus melakukan sejumlah upaya bagaimana mengembangkan kemampuan dan profesionalisme para tenaga pendidik dalam menghadapi generasi alpha. Demikian disampaikan Kepala Disdik Kota Palembang H Ahmad Zulinto di hadapan para peserta Webinar Gerakan Nasional Literasi Digital yang diselenggarakan Kementerian Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia (Kemenkominfo RI), Senin (28/6).

Menurut Zulinto, Generasi Alpha adalah anak-anak generasi milenial yang lahir setelah tahun 2010. Mereka merupakan generasi yang paling akrab dengan internet sepanjang masa.

“Generasi yang paling akrab dengan teknologi digital dan generasi yang diklaim paling cerdas dibanding generasi-generasi sebelumnya,” urai Zulinto dalam materinya yang berjudul ‘Pengembangan Profesionalisme Guru Menghadapi Generasi Alpha’.

Di ujung penjelasannya, Zulinto membeberkan kriteria guru yang ideal di era abad 21 ini di antaranya harus menguasai enam hal. Antara lain pengetahuan tentang diri sendiri, pengetahuan tentang siswa, kompetensi sebagai pendidik, dan pengetahuan tentang mata pelajaran (mapel).

“Guru yang ideal di mata generasi alpha juga harus menguasai Keterampilan tentang Universal Design of Learning (UDL), pembelajaran berbasis teknologi, dan adaptif terhadap pergantian kurikulum,” kata  Zulinto.

Baca:  Seorang Pendidik Dituntut Cerdas dan Cakap Digital

Pemateri lainnya, Guru Berprestasi Kota Palembang, Nurmali Nasriah SPd menyampaikan materi berjudul “Kemampuan Literasi Digital yang Wajib Dimiliki Guru Generasi Alpha”. Guru Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri 30 Palembang ini menjelaskan, tenaga pendidikan di era kekinian harus memiliki kemampuan digital.

“Karena saat ini merupakan eranya generasi alpha. Perkembangan teknologi sangat pesat, di mana iPad, smartphone (telepon pintar), gadget (gawai) menjadi bagian dari hidup siswa, gaya belajar siswa. Mereka mendapat materi pelajaran hingga pergaulan dari benda-benda tersebut,” katanya.

Sebelum Zulinto dan Nurmali, moderator Lovenia Viona Gultom juga menghadirkan dua narasumber yang tak kalah berkompeten yakni Ir Prayudy Widyanto MM (Professional Business Coach) dan M Muhaimin SIP MA (CEO Nextup ID).

Prayudy Widyanto yang juga Pendamping Sigap Mentor Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) menyampaikan materi berjudul “Cara Meningkatkan Keterampilan Mengajar yang Menarik Literasi Digital.” Dalam pemaparannya, Prayudy menjelaskan, media pembelajaran merupakan semua media/peralatan/sarana yang dapat digunakan dalam pembelajaran untuk mempermudah pencapaian tujuan yang diinginkan.

Baca:  Mewujudkan Misi IKM Yang  Berdaya Saing Tinggi di Era Digital

“Pada dasarnya ada 6 jenis media pembelajaran yaitu teks, audio, visual, gambar bergerak, miniatur atau obyek manipulatif, dan manusia. Media ini bisa dikombinasikan sedemikian rupa sesuai kebutuhan pembelajaran dan pengajaran,” ulasnya.

Dilanjutkan Muhaimin dalam paparan dengan judul “Menjaga Keamanan Digital” mengemukakan, penjahat siber mencari kelemahan dan kekurangan (disebut juga kerentanan) yang dapat digunakan untuk menyusup ke sistem atau menyebarkan perangkat lunak berbahaya.

“Pelaku kejahatan dapat memperoleh akses ke akun anda, data anda, dan banyak lagi. Anda dapat membantu melindungi hal penting ini dengan memperbarui pertahanan anda. Misalnya, selalu memperbarui sistem, perangkat, dan data anda,” katanya.

Setelah keempat pemateri menyampaikan paparannya masing-masing sesuai durasi waktu yang ditetapkan penyelenggara, kolom chat dipenuhi hujan pertanyaan. Keempat pemateri pun kembali digilir untuk menanggapi empat penanya yang sudah dipilih oleh moderator dan penyelenggara webinar.

Webinar ini sendiri dimulai pukul 09.00 WIB dibuka oleh moderator Lovenia Viona Gultom. Setelah menayangkan Lagu Indonesia Raya yang diikuti semua peserta webinar ini usai, dilanjutkan dengan penayangan video keynote speech yaitu Samuel A Pangerapan, Direktur Jenderal (Dirjen) Aplikasi Informatika (Aptika) Kemenkominfo RI.

Baca:  Penguasaan Iptek dan Teknologi Digital Harus Disertai Penghayatan Pancasila

Kemudian moderator menyapa Key Opinion Leader (KOL) Wahyu Wiwoho, Senior Anchor Metro TV. “Apapun yang kita lakukan di dunia digital, jika tidak diisi dengan nilai akademis yang bermuatan edukasi maka dampak yang dihasilkan oleh media digital tersebut juga menjadi sangat kurang,” ujar Wahyu.

Suryati Ali selaku Runner Literasi Digital wilayah Palembang Sumatera Selatan (Sumsel) menyebutkan, webinar mengambil tema “Menjadi Tenaga Pendidik Cerdas Digital” diikuti 696 orang peserta dari kalangan guru. Selanjutnya untuk webinar keduabelas bakal diselenggarakan Selasa, 29 Juni 2021 dengan tema “Mahasiswa Cerdas Digital” yang bakal kembali menghadirkan empat narasumber berkompeten antara lain Jimi N Mahameruaji MSi (Dosen Prodi Televisi dan Film Ilkom Universitas Padjajaran), Endang Larasati Lelasati ST SH MKn (Sekjen Karang Taruna Provinsi Sumsel), Harry Yogsunandar SIP MIKom (Dosen Fakultas Ilkom Universitas Sriwijaya) dan Arief Rama Syarif ST MKom (Staf Ahli Bidang IT PT Prima Armada Raya).#osk

Jangan Lewatkan
Komentar Anda
Loading...