DPRD Sumsel Nilai Pelanggaran Lalu Lintas di Palembang Banyak

10

Hj RA Anita Noeringhati (BP/DUDY OSKANDAR)

Palembang, BP- DPRD Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) telah menganggarkan sekitar Rp10 miliar untuk  pemasangan alat elektronik tilang untuk

Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE) atau tilang elektronik (E-Tilang).

Menurut Ketua DPRD Sumsel Hj RA Anita Noeringhati,   ETLE ini menurutnya program dari Kapolri dimana beberapa bulan yang lalu sudah dilaunching .

DPRD Sumsel menurutnya ikut menganggarkan ETLE karena ETLE bisa menambah PAD Sumsel  karena termonitornya secara otomatis maka pelanggar lalu lintas tidak bisa mengelak lagi karena tilang masuk dalam suatu sistim.

Baca:  FK-PKBP  Bersama Paguyuban Kuliner Palembang dan Rumah Aspirasi Budaya Sumsel Gelar Malam Budaya

“ Usulannya kisarannya antara 10 miliar untuk memasang alat-alat elektronik  tilang (Rtle) dibeberapa titik  di Palembang disini di Simpang Charitas, Simpang DPRD  ada simpang di Jakabaring , ada lima atau enam titik  yang uji coba  mungkin sudah dilakukan  tapi pelanggaran di Sumsel khususnya di Palembang  sangat banyak sekali , khususnya di Palembang karena ibukota,” kata politisi Partai Golkar usai rapat paripurna DPRD Sumsel, Senin (28/6).

Baca:  DPRD Sumsel Sebut Tahun 2020 Kasus Narkoba di Sumsel Meningkat 13 Persen

Pihaknya  berharap dengan adanya ETLE ini  masyarakat Sumsel tertib berlalu lintas  tapi pihaknya  berharap dengan adanya ETLE  ada beberapa  PAD yang bisa masuk.

“ E-Tilang sepengetahuan saya belum jalan,  coba nanti koordinasi dengan lalu lintas,”katanya.#osk