Sebanyak  31.696 Orang Ikut Vaksin Massal di Sumsel

9


Hari pertama pelaksanaan vaksinasi Covid-19 massal digelar pihak TNI-Polri salah satu lokasinya  di Gedung Patra Ogan , di Jalan Beringin Kelurahan Komperta Kecamatan Plaju Palembang, Sabtu (26/6).(BP/IST)

Palembang, BP- Hari pertama pelaksanaan vaksinasi Covid-19 massal digelar pihak TNI-Polri salah satu lokasinya  di Gedung Patra Ogan , di Jalan Beringin Kelurahan Komperta Kecamatan Plaju Palembang, Sabtu (26/6).

Kegiatan yang bertajuk “Serbuan Vaksinasi Nasional TNI – Polri” ini merupakan program dalam rangka menyambut HUT Bhayangkara Ke-75 Tahun 2021. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi program yang ditugaskan oleh Presiden RI Joko Widodo atau Jokowi dalam mencapai target 1 juta vaksinasi per hari.

 

Pelaksanaan vaksinasi pada hari ini mencapai target sebanyak 1.000 orang dengan maksimal total jumlah orang yang akan divaksinasi sebanyak 2.700 orang.

Kegiatan Vaksinasi Massal ini dilaksanakan mulai pukul. 08.00 sampai pukul 16.00 dilaksanakan selama 5 hari, mulai tanggal 23  Juni sampai 28 Juni 2021.

Dalam kesempatan tersebut Gubernur Sumsel H.Herman Deru didampingi Ketua DPRD Sumsel Hj Ra Anita Noeringhati,   Kapolda Irjen Pol Prof Dr Eko Indra Heri ,  Pangdam II Sriwijaya Mayjen TNI Agus Suhardi.   Wakapolda Sumsel Brigjen Pol Rudi Setiawan Sik SH MH, Komandan Korem 044/Gapo Brigjen TNI Jauhari Agus Suraji S.I.P., S.Sos, Kadinkes Sumsel Dra Lesty Nuraini Apt Mkes, Walikota Palembang H Harnojoyo,  Dandim 0418/Palembang Kol Inf Heni Setyono, GM. PT. Pertamina Plaju Moh. Hasan Efendi , Dirut RS Pertamina Plaju Dr. Cristine sempat menyaksikan siaran langsung bersama Presiden Joko Widodo dan dilanjutkan dengan melakukan peninjauan kelokasi  lokasi pelaksanaan Vaksinasi Covid-19 Massal.

Baca:  Kapolda Sumsel dan Jajaran Tinjau Penyekatan di Simpang Nila Kandi

Animo masyarakat untuk divaksin sangat tinggi dengan protokol kesehatan sangat ketat. Berjarak 1 meter, satu per satu antrian warga yang sejak awal pakai masker masuk ke ruang penyuntikan.

Selama dua hari mendatang, vaksinasi akan menyasar masyarakat umum, lansia, serta pelayanan publik. Pengumpulan warga yang akan divaksin dikolektif oleh bhabinkamtibmas dan babinsa di Sumsel.

Menurut Kapolda Irjen Pol Prof Dr Eko Indra Heri, setelah libur lebaran terjadi lonjakan kasus Covid-19 di beberapa daerah.

Oleh karena itu vaksinasi massal yang digelar TNI – Polri diharapkan bisa menambah imunitas tubuh masyarakat.

“Alhamdulillah hari ini di Sumsel melaksanakan kegiatan vaksinasi yang akan dilaksankan dua hari, target minimal 10.000,” ujar Kapolda Sumsel.

Kapolda Sumsel mengatakan, masyarakat yang sudah divaksin harus tetap displin menerapkan protokol kesehatan saat berkegiatan sehari-hari. Hal itu demi mencegah penyebaran virus Corona.

“Selanjutnya, bagi masyarakat yang telah melaksanakan vaksin maupun yang masih dalam proses, saya mengingatkan tentang pentingnya mematuhi protokol kesehatan dengan memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak dan menghindari kerumunan,” katanya.

“TNI-Polri telah melakukan langkah-langkah dalam mengendalikan laju COVID-19 melalui pandampingan dan penguatan personel dalam rangka pendisiplinan protokol kesehatan,” imbuhnya.

Baca:  Kapolda Sumsel Lebaran Hari ke Dua Cek Siswa SPN Polda Sumsel Betung

Menurut Kapolda Sumsel, sampai dengan saat ini program vaksinasi tahap I dan tahap II yang dilakukan di Sumsel sudah mencapai 6.781.022 orang. “Jumlah tenaga vaksinator TNI-Polri yang dilibatkan sejumlah 288 vaksinator,” katanya.

Sementara menurut Pangdam II Sriwijaya TNI Mayjen Agus Suhardi , pelaksanaan vaksinasi massal tersebut dibantu oleh tenaga kesehatan dari pihak Polri  juga TNI

“Alhamdulillah hari ini kita melaksanakan vaksinasi yang sungguh luar biasa karena jumlah peminatnya banyak sekali, didukung oleh nakes dari TNI dan Polri,” kata Pangdam.

Pangdam pun berpesan agar para penerima vaksin tetap mematuhi protokol kesehatan dengan ketat, karena walaupun sudah divaksin, masih ada kemungkinan terpapar virus COVID-19.

“Saya ingin mengingatkan bahwa setelah kita divaksin harus tetap menggunakan masker, karena jangan dianggap setelah divaksin kekebalan tubuh tinggi sekali,” katanya.

Sementara itu menurut Kabiddokkes Polda Sumsel Kombes Pol dr Samsul Bahar ,M kes didampingi Kabidhumas Polda Sumsel Kombes Pol Drs Supriadi MM menurutnya target yang akan dicapai  Imunisasi massal untuk provinsi Sumsel dalam rangka Hut Bhayangkara ke75 sebanyak  31.696 orang sedangkan jumlah vaksinator  Sumsel sebanyak 3.218 orang (polri 165 , TNI 177 dan Dinkes 2.876 personel).

Baca:  Kenaikkan Pangkat 1.000 Personel Polda Sumsel 

Untuk  fasilatas kesehatan (Faskes) sebanyak 433 Faskes.

Sedangkan Sentra Vaksinasi massal 35 sentra  diantaranya di Pusri, pertamina, Selebrty Cafe, Soma Veteran, Rumah Sakit Charitas, Rumah Sakit  Bhayangkara,  Vihara Maitreya.

“Sedangkan untuk di Pertamina targetnya 1000 orang dan di PT Pusri 2600 orang karyawan  dan masyarakat  umum sehingga target 31.699 orang untuk Provinsi Sumsel bisa tercapai,” katanya.

Sedangkan Gubernur Sumsel H Herman Deru mengatakan, hari ini dirinya  bersama Bupati dan Walkota di Sumsel menemani pihak TNI dan Polri dimana Presiden RI memerintahkan  vaksin serentak Se-Indonesia.

“Yang jadi posnya ini TNI dan Polri, kami -kami kepala daerah ini membantu,  memfasilitasi dan mencarikan sasarannya dan yang membuat kita bangga minat masyarakat untuk mengikuti vaksin ini tinggi, maka kita mohon kepada pemerintah pusat  agar vaksin itu jangan sampai putus, karena animo masyarakat cukup besar, buktinya baru satu jam sudah 5078 orang  sudah terlaksana, ini menandatangan kita ingin bangkit  dari pandemi ini,” katanya.

Terkait permintaan Presiden akan menambah vaksin, Gubernur memastikan TNI dan Polri serta Dinkes Sumsel siap melaksanakan vaksin tersebut.

“ Mudah-mudaha ini gebrakan untuk mengantisipasi melonjaknya virus corona dan keturunan barunya , semoga tidak sampai kesini keturunannya,” katanya.#osk