Pencuri CCTV di Tangkap

9


Heriyadi (30) warga jalan Sukabangun II, Kelurahan Sukajaya, Kecamatan Sukarami ditangkap pihak Polsek Sukarami, Kamis (24/6) dirumahnya lantaran melakukan pencurian kamera CCTV dirumah korban Husin di Jalan Soak Permai, Kelurahan Sukajaya pada Rabu (23/5) sekitar pukul 09.00.(BP/IST)

Palembang, BP- Heriyadi (30) warga jalan Sukabangun II, Kelurahan Sukajaya, Kecamatan Sukarami ditangkap pihak Polsek Sukarami, Kamis (24/6) dirumahnya lantaran melakukan pencurian kamera CCTV dirumah korban Husin di Jalan Soak Permai, Kelurahan Sukajaya pada Rabu (23/5) sekitar pukul 09.00.

“Tersangka ini sudah tiga kali melakukan pencurian kamera CCTV. Terakhir ia mengambil kamera CCTV di toko manisan milik korban aksinya tersebut terekam kamera CCTV yang dicurinya,” kata Kapolsekta Sukarami Kompol Budi Hartono Sutrisno SIK MH didampingi Kanit Reskrim Iptu Denny Irawan SH, Sabtu (26/6) .

Sebelelum melancarkan aksi pencurian tersangka mencari orang yang akan membeli kamera CCTV di media sosial dengan harga murah. Setelah ada yang memesan tersangka lalu mencari rumah yang kamera CCTV-nya terletak di luar untuk dicuri.

“Modus tersangka masuk ke pekarangan rumah korban setelah memanjat tembok pagar lalu menarik kamera CCTV menggunakan tangan kosong. Dicuri dan dijual murah. Yang terakhir aksinya terekam kamera dan langsung kita lakukan penyelidikan. Belum 1 x 24 jam kita amankan,” katanya.

Dari tangan tersangka polisi mengamankan barang bukti sepeda motor yang digunakan tersangka untuk melakukan aksinya dan rekaman CCTV saat melakukan pencurian. Kita jerat dengan Pasal 363 KUHP dengan ancaman hukuman 7 tahun kurungan.

Tersangka Heriyadi yang merupakan mantan driver ojek online (Ojol) ini mengaku sejak di-suspend sebagai mitra, dia tidak memiliki pekerjaan tetap.

“CCTV yang saya ambil dijual Rp 100 ribu dengan orang yang sebelumnyo sudah sepakat dan kami janjian ketemuan di luar alias COD,” katanya.

Setiap beraksi selalu mengincar perumahan yang sepi penghuninya dengan mengendarai sepeda motor dan mengenakan jaket dan helem ojol.

“Terakhir di toko manisan, manjat pagar langsung ditarik bae Pak langsung lepas. Terus kami janjian dengan wong yang sudah sepakat nak beli media sosial. Duitnyo untuk makan, sejak di-suspend, aku balik ngojek pangkalan lagi,” katanya.#osk