Warga Palembang Dihimbau Tidak Menonton Pemotongan Hewan Kurban

19

Palembang, BP – Masyarakat Indonesia khusunya yang ada di kota Palembang sebentar lagi akan merayakan Idul Adha 1442 Hijriah.

Namun, menjelang Idul Adha 1442 Hijriah, Kementrian Agama (Kemenag) Kota Palembang telah mengatur pelaksanaan ibadah di tengah kebijakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Mikro.

Hal itu berdasarkan Surat Edaran nomor SE 13 tahun 2021 tentang Pembatasan Pelaksanaan Kegiatan Keagamaan di Rumah Ibadah.

Melalui Surat Ederan tersebut, Kemenag meminta warga Palembang agar tidak berkumpul saat lebaran Idul Adha tahun ini serta menghimbau masyarakat untuk tidak menonton prosesi pemotongan hewan kurban.

“Untuk tidak mengumpulkan massa yang menyebabkan kerumunan, sebaiknya pada saat potong hewan tidak nonton bersama-sama,” ujar Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Kemenag Palembang, Deni Priansyah, Kamis (24/6/2021).

“Hewan kurban yang telah dipotong langsung dibagikan oleh panitia,” sambungnya.

Ia mengatakan, pelaksanaan pemotongan hewan kurban yang tertuang dalam SE tersebut harus dilaksanakan dengan menerapkan protokol kesehatan.

“Kegiatan ibadah seperti pemotongan hewan kurban harus tetap menerapkan protokol kesehatan, seperti panitia yang secara langsung membagikan daging kurban ke rumah warga,” pungkasnya. #ric