Kapolda Sumsel Resmi dikukuhkan Jadi Guru Besar di STIK-PTIK

29

Prof Dr Eko Indra Heri S, MM, yang menjabat sebagai Kapolda Sumatera Selatan (Sumsel), Senin (21/6) resmi dikukuhkan sebagai Guru Besar di Sekolah Tinggi Ilmu Kepolisian (STIK-PTIK), Senin (21/6).(BP/IST)

Palembang, BP- Prof Dr Eko Indra Heri S, MM, yang menjabat sebagai Kapolda Sumatera Selatan (Sumsel), Senin (21/6) resmi dikukuhkan sebagai Guru Besar di Sekolah Tinggi Ilmu Kepolisian (STIK-PTIK), Senin (21/6).

Acara pengukuhan Guru Besar dilakukan di Auditorium Mutiara STIK-PTIK, di Jl Tirtayasa Raya, No 6, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.

Selain Irjen Pol Eko Indra Heri, Komjen Pol Prof Dr Rycko Amelza Dahniel, dan Brigjen Pol Prof Dr Chrysnanda Dwilaksana, MSi yang dikukuhkan sebagai Guru Besar di STIK-PTIK.

Kapolda Sumsel sendiri menerima penganugerahan dan pengukuhan Guru Besar Bidang Ilmu Manajemen Sumber Daya Manusia dalam sidang senat terbuka pengukuhan Guru Besar STIK-PTIK sebagai wujud implementasi program prioritas Kapolri Presisi di bidang organisasi dalam menjadikan SDM Polri yang unggul di Era Police 4.0.

Baca:  Masuk Jakarta, Pemudik Asal Sumatera Wajib Rapid Antigen/G Nose di Bakauheni

Pidato yang disampaikan Kapolda Sumsel yakni berjudul “Talent Management Sebagai Paradigma Baru Manajemen Sumber Daya Manusia”.

Tugas dan peran Divisi Manajemen Sumber Daya Manusia (MSDM) yang sebelumnya lebih banyak pada administrasi kepegawaian seperti melakukan rekrutmen, seleksi, dan administrasi kepangkatan anggota organisasi.

Maka kini dituntut untuk mulai berfokus pada Strategic Human Resources, yakni bagaimana merencanakan secara strategis untuk menghasilkan SDM yang unggul dan handal sesuai tujuan strategis organisasi.

Manajemen Talenta adalah implementasi dari strategi dan sistem yang terintegrasi. Manajemen Talenta didesain melalui pengembangan proses yang berkualitas mulai dari rekrutmen, seleksi, pelatihan, hingga pengembangan guna memperoleh dan mengoptimalkan para talent dalam organisasi, terutama untuk mengisi key position.

Tujuan dari Manajemen talenta adalah menumbuhkan daya saing organisasi melalui talenta yang dimiliki.

Baca:  Kapolda dan Jajaran  Tinjau Gerai Vaksin dan PPKM Serta Bakti Sosial Polres di Sumsel

“Tujuan akhir manajemen talenta adalah meningkatkan kinerja individu sehingga berdampak bagi produktivitas organisasi sehingga organisasi bisa menjawab kebutuhan, tantangan dan perubahan yang dihadapi,” jelas Kapolda.

Kapolda Sumsel berharap, Penganugerahaan sebagai guru besar PTIK yang diperoleh dapat bermanfaat bagi masyarakat, bangsa negara serta dapat memotivasi generasi muda dalam mencari ilmu untuk meningkatkan sumber daya manusia khususnya di lingkungan Polri.

Sedangkan Rektor Universitas Sriwijaya  (Unsri) Prof Dr. H Anissagaf,MSCE mengatakan, Prof. Eko adalah contoh seorang jenderal dan sekaligus akademisi yang sangat bagus.

“Beliau jendral yang sangat smart, berkepribadian yang sangat ramah dan merakyat. Beliau sangat dicintai bawahan, masyarakat, akademisi, dan alim ulama.  Walau beliau seorang jenderal akan tetapi tidak diposisikannya pangkat beliau saat jumpa siapapun. Beliau tidak hanya mempunyai karir di bidang kepolisian, akan tatapi beliau juga akademisi yg menyadang gelar Doktor. Beliau mempungai jiwa pendidik yang Luar biasa sehingga sangat layak beliau menyandang gelar professor,” katanya.

Baca:   Jumlah Titik Panas di Sumsel Meningkat

Unsri menurutnya banyak berinteraksi dengan Polda Sumsel selama kepemimpinan Irjen Eko Indra Heri.

“Kita doakan karir beliau semakin melejit untuk mengabdi bagi negeri yang kita cinta. …Selamat Professor Jenderal,” imbuh Anissagaf

Sementara itu Rektor UIN Raden Fatah Palembang Prof Dr.Nyayu Khodijah ,S Ag ,M Si, mengucapkan selamat atas pengukuhan  Kapolda Irjen Pol. Prof. Dr. Eko Indra Heri Suhartono, M.M, sebagai Guru Besar STIK-PTIK.

“Semoga berkah dan semakin banyak berkarya bagi masyarakat, terkhusus masyarakat Sumsel.. aamiin,” pungkasnya.#osk