Jangan Tunggangi Isu Masjid Sriwijaya Untuk Menebar Opini Sesat

374

Ade Indra Chaniago

Palembang, BP–Kasus dugaan korupsi Masjid Sriwijaya masih terus bergulir. Sementara pihak kejaksaan sendiri telah memeriksa banyak saksi dan menahan sejumlah tersangka. Untuk itu, masyarakat harus memberikan ruang bagi kejaksaan bekerja secara profesional.

“Biarkan pihak Kejati Sumsel bekerja maksimal, jangan dibikin kisruh dengan bahasa ada dalang yang harus ditangkap. Apakah kita tahu bagaimana konstruksi hukum terhadap kasus ini sehingga membuat opini yang bisa menyesatkan,” ujar Ade Indra Chaniago, pengamat yang juga akademisi Stisipol Candradimuka Palembang, Sabtu (19/6).

Baca:  Bagindo Togar: Kasus Masjid Sriwijaya Dimanfaatkan Elite untuk Agenda Politik 2024?

Ade mengecam jika ada pihak yang sengaja menunggangi kasus korupsi ini untuk kepentingan pembunuhan karakter seseorang, atau diarahkan hal yang bersifat politis. Asas praduga tak bersalah harus tetap di kedepankan, sehingga seorang tersangka sekalipun harus tetap dipenuhi hak-haknya untuk membela diri.

“Ini murni persoalan hukum, jadi biarkan aparat hukum bekerja maksimal. Kita sepakat bahwa korupsi merupakan extra ordinary crime dan jangan dianggap lumrah. Namun karena sudah masuk kewenangan hukum, masyarakat silakan terus memantau dan menjaga kasus ini hingga tuntas,” tambah Ade yang merupakan kandidat Doktor dari Universitas Indonesia ini.

Baca:  Bagindo Togar: Kasus Masjid Sriwijaya Dimanfaatkan Elite untuk Agenda Politik 2024?

Ade juga merasa aneh, banyak sebenarnya kasus korupsi yang ada di Sumsel ini tapi kenapa hanya kasus Masjid Sriwijaya yang dibesar-besarkan.

Senada, aktifis Lembaga Swadaya Masyarakat Sukma Hidayat menyayangkan jika ada segelintir pihak memanfaatkan kasus Masjid Sriwijaya untuk kepentingan tertentu. Karenanya menurut Sukma, pihak penegak hukum harus tetap bekerja independent dan professional.

“Sekarang ini seperti terlalu banyak yang berkomentar sesuka hati, padahal tidak mengetahui persis bagaimana kasus ini sebenarnya. Ada pula yang terkesan menjadikan kasus ini momentum menghujat dan menggiring opini tak benar,” ujarnya.

Baca:  Bagindo Togar: Kasus Masjid Sriwijaya Dimanfaatkan Elite untuk Agenda Politik 2024?

Ditambahkan, dirinya dan sejumlah aktifis lain tetap berkomitmen mengawal kasus Masjid Sriwijaya ini sampai selesai. Sementara ini menurutnya pihak kejaksaan sudah melaksanakan tugas dengan baik. “Kami yakin pihak kejaksaan akan mampu menuntaskan kasus ini sebaik mungkin dan bekerja secara professional. Kalau ada yang bersalah silakan diproses hukum, kalau tidak bersalah janganlah dikembangkan opini oleh masyarakat seolah-olah bersalah,” tambahnya. #rul