Jet Tempur Israel Bombardir Kompleks Militer dan Situs Peluncuran Roket Hamas

16

 

Palembang, BP–Israel kembali melakukan serangan kedua setelah sebelumnya juga telah meluncurkan bom ke kota Gaza Palestina pada Kamis (17/06) dini hari.

Militer Israel mengatakan jet-jet tempur meluncurkan serangan udara di Gaza pada Kamis (17/06) malam hingga Jumat (18/06) dini hari.

Jet tempur itu diluncurkan setelah militan Palestina mengirim banyak balon udara berisikan api ke wilayah mereka.

Balon api dan serangan udara merupakan kekerasan terbaru di tengah gencatan senjata antara Israel dan kelompok Hamas yang mulai berlaku pada 21 Mei.
“Selama beberapa hari terakhir, balon pembakaran diluncurkan dari Jalur Gaza ke wilayah Israel,” kata militer Israel dalam sebuah pernyataan, seperti dikutip dari AFP.

Baca:  Tak Hanya di Perkotaan, Syaikh Lo’ay Juga Sosialisasikan Kondisi Palestina Hingga Pelosok Banyuasin

Militer Israel mengklaim jet tempur menyerang kompleks militer dan situs peluncuran roket milik organisasi teror Hamas merupakan sebuah tanggapan

Militer Israel menyebut serangan itu telah menghantam situs-situs di Kota Gaza dan di Khan Yunis, rumah bagi sekitar dua juta penduduk.
Di sisi lain, militan Hamas juga memberikan balasan atas serangan udara Israel tersebut dengan langsung melepaskan tembakan senapan mesin ke arah negara Yahudi itu hingga sirene peringatan serangan roket Israel meraung.

Baca:  Bupati Dodi Reza Kumpulkan Donasi Palestina Jilid Dua

Diketahui, petugas pemadam kebakaran Israel mengungkapkan militan Palestina di Gaza telah meluncurkan balon api selama tiga hari berturut-turut.

Balon api pada dasarnya merupakan balon yang dipasangi peledak atau bom Molotov, yang dimaksudkan untuk membakar lahan-lahan dan semak-semak di sekitar Gaza, atau di perbatasan Israel
Balon-balon api yang diluncurkan oleh militan Palestina tersebut dilaporkan sempat menyebabkan 20 kebakaran di selatan Israel.

Sebelumnya angkatan udara Israel juga telah melancarkan serangan ke Jalur Gaza pada Rabu (16/6) pagi setelah gerilyawan di wilayah Palestina itu mengirim banyak balon udara berisikan api ke selatan Israel.

Baca:  Aksi Bersama Peduli Palestina Pemuda Kota Prabumulih Diisi dengan Penggalangan Dana

Serangan udara tersebut menandai bentrokan terbaru antara Israel dan milisi di Gaza sejak gencatan senjata pada 21 Mei lalu yang mengakhiri perang 11 hari antara Israel dan Hamas.
Pada gelombang pertama serangan balon api dari Gaza memicu kebakaran pada Selasa (15/6) waktu setempat, militer Israel langsung membalas melancarkan balasan dengan menggempur Gaza pada Rabu (16/6) pagi waktu setempat.

Tak hanya itu, saat serangan balon api terus berlanjut, Israel melancarkan serangan udara kedua kalinya pada Kamis (17/6) malam berlanjut hingga Jumat (18/6) waktu setempat. #ric