Pembangunan Jembatan Air Sugihan-Banyuasin Macet , DPRD OKI Minta Dilanjutkan

346

Ketua Komisi II DPRD Kabupaten OKI , Sugeng (BP/DUDY OSKANDAR)

Palembang, BP-Pembangunan Jembatan Air Sugihan menghubungkan  Muara Sugihan , Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI)  dengan Kabupaten Banyuasin  macet 4 sampai 5 bulan lalu.

Pembangunan jembatan tersebut baru berjalan 20 persen dan menyisakan dua pondasi  plus satu pancang sebelah  khusus di wilayah Air Sugihan sedangkan di Banyuasin belum ada lanjutan pembangunan jembatan tersebut.

Menurut Ketua Komisi II DPRD Kabupaten OKI , Sugeng, dana pembangunan jembatan tersebut berasal dari APBD Provinsi Sumsel tahun 2020 yang besarnya Rp115 miliar.

Kemarin  dia mengaku sudah menanyakan kepada Ketua DPRD Sumsel Hj RA Anita Noeringhati  dan mengatakan, kalau anggaran jembatan tersebut sudah diketok palu dan bertahap

“Kemarin saat paripurna di DPRD OKI kami sampaikan ke Bupati  untuk berkomunikasi pihak provinsi ,” kata Ketua Fraksi Golkar DPRD OKI ini, Rabu (16/6).

Menurutnya macetnya pembangunan Jembatan Air Sugihan- Banyuasin   berdasarkan informasi yang dia dapat lantaran belum clearnya pembebasan lahan di Banyuasin  karena ada sekitar  600 meter itu lahan dikelola masyarakat Banyuasin tepatnya Desa Indra Pura yang statusnya 200 meter itu bersertifikat  tapi sisanya tidak bersertifikat dan sebantara dengan sungai.

Jembatan tersebut menurutnya sangat diharapkan dan dibutuhkan , masyarakat karena  masyarakat di sana sudah hidup 39 tahun , dan kehidupanya seolah-olah terpisahkan dengan ibukota kabupaten karena selama ini menggunakan jalur transportasi air.

“ Itu khan wajib karena sudah berapa dana  digelontorkan  disitu, kok cuma sebelah  , kenapa tidak dilanjutkan , seperti monumen nanti,” katanya.

Dengan adanya jembatan ini akan meningkatkan ekonomi yang luar biasa , karena wilayah Air Sugihan selama ini menurutnya belum pernah merasakan  namanya barang subsidi karena terkendala transportasi ditambah nilai jual petani disana juga murah dan disaat beli apapun dari kota tetap mahal harganya.#osk