Politisi Partai Golkar DPRD Sumsel Ingatkan Peningkatan Kasus Covid-19

16

Wakil Ketua Merangkap Bendahara Fraksi Partai Golkar DPRD Sumatera Selatan (Sumsel) Nadya Basyir  (BP/DUDY OSKANDAR)

Palembang, BP- Wakil Ketua merangkap Bendahara Fraksi Partai Golkar DPRD Sumatera Selatan (Sumsel) Nadya Basyir  mengatakan, terkait meningkatnya kasus Covid-19 di Jakarta ,  hal ini membuat masyarakat Sumsel harus lebih waspada.

“Kita tahu sekarang ini khan sedang suasana liburan, anak-anak liburan sudah mudik lebaran sudah pasti arus dari Jakarta atau yang akan berlibur ke Jakarta dan Lampung sangat banyak, jadi kita berharap Pemprov Sumsel dan masyarakat Sumsel cepat mengantisipasi terjadinya lonjakan kasus Covid-19 di Jakarta,” katanya ketika ditemui di DPRD Sumsel, Selasa (15/6).

Menurut politisi Partai Golkar ini, bukan tidak mungkin nantinya hal tersebut akan sampai ke Sumsel.

Baca:  DPRD Sumsel dan Masyarakat Nobar Final Piala Dunia

“ Penanganan serius harus ada dari Pemprov Sumsel, seperti saya sampaikan sebelumnya, kadang-kadang masyarakat ini sudah adanya penurunan dari hal kewaspadaan, contohnya masih saja kalian lihat tanpa masker, tempat hiburan masih ada buka sampai malam  ditempat makan dan direstoran dan sebagainya tidak ada jaga jarak lagi, semua bebas,” katanya.

Karena itu menurutnya sudah tugas pemerintah mengingatkan hal tersebut.

“ Kalau kita anggota dewan ini terus mengingatkan pemerintah, kami dari Fraksi Partai Golkar selalu mengingatkan pemerintah agar selalu siap menghadapi lonjakan yang akan terjadi dari DKI Jakarta ini nanti,” katanya.

Dan dilemanya menurutnya disatu sisi masyarakat perlu berpikir ekonomi tapi disisi lain kita harus menjaga kesehatan masyarakat juga.

Baca:  Belasan Massa Brikade 98 Demo di DPRD Sumsel

“ Jadi menurut saya kalaupun ada batasan bukan jam 19.00 sampai jam 21.00 itu , saya tidak bisa ngomong, kita juga kasihan dengan mereka, yang jelas musti disampaikan untuk menjaga protokol kesehatan, untuk masalah buka mungkin mereka yang buka jam 19.00 sampai 21.00 mungkin dilonggarkan sampai jam 22.00 pada saat sekarang ini,” katanya.

Mengenai pembukaan sekolah menurut anggota Komisi IV DPRD Sumsel ini terpenting harus menjaga keselamatan bersama.

“ Aku sebagai orangtua inginnya anaknya offline pengen kesekolah, karena menurut saya kalau sekolah di rumah itu kasihan lihat anak-anak-anaknya lebih tidak berkembang dirumah, kita juga orantua ikut stress ngajari anak-anak ini, tapi kita mikirnya begini kalau kita di kota ini mungkin kita tidak terlalu banyak terkendala dengan sekolah online tapi kalau kalian datang ke daerah-daerah seperti Banyuasin itu mereka  banyak mengeluh orangtua, satu memang ada bantuan pemerintah kuota berapa giga tapi itu tidak cukup jadi memang kasihan di orangtuanya, apalagi wifi di daerah kita tidak bagus,” katanya.

Baca:  DPRD Sumsel Berharap Karyawan Mall dan Pekerja Retail di Sumsel Dapat Giliran Vaksin Covid-19

Secara pribadi dirinya menyarankan  secara pribadi online tapi harus tetap mengharai keputusan pemerintah nantinya seperti apa.#osk