Ultimate magazine theme for WordPress.
BI-24

DPRD Sumsel  Sebut Dinkes Belum Serius Tangani Covid-19


Wakil Ketua Komisi V DPRD Sumsel, Mgs H Syaiful Padli,ST,MM(BP/DUDY OSKANDAR)

Palembang, BP- Peningkatan Jumlah Pasien Positif Covid-19 di Indonesia terus bertambah termasuk Kota Palembang. Menurut data Dinas Kesehatan (Dinkes), Senin (14/6) ada 144 orang yang menambah panjang daftar pasien positif Covid-19 di Kota Palembang. Kondisi ini disebut sebut sebagai bukti belum seriusnya Dinkes untuk tangani Covid.

Menanggapi kondisi penyebaran covid di Sumsel, Wakil Ketua Komisi V DPRD Provinsi Sumsel, Mgs Syaiful Padli menilai penegakan prokes di Kota Palembang masih kurang maksimal.

Baca:  Pemprov Sumsel Dapat Pinjaman Tahap Kedua dari PT SMI Rp289 Miliar

“Karena pemerintah belum serius dalam penegakan prokes, masih banyak yang tebang pilih,” katanya, Senin,(14/6).

Syaiful mengatakan, masih tingginya angka penderita covid di Palembang disebabkan banyak faktor, salah satunya hajatan yang masih banyak digelar oleh masyarakat baik di rumah maupun hotel.

“Kalau saat ini acara di hotel disebut sebagai cluster penyebaran covid, itu bisa difahami. Karena hotel cenderung tertutup. Selain itu di hotel juga banyak orang asing datang, dan juga rungannya tertutup serta ber-ac, sehingga bisa saja jadi tempat klaster Covid, berbeda dengan di kampung kalo hajatannya masih terbuka orang-orang yang datang pun biasanya hanya itu-itu saja,” katanya.

Baca:  Raperda Perubahan APBD Sumsel TA 2021 Disetujui

Selain itu, terkait kunjungan kerja ke luar kota yang masih dilakukan di tempat-tempat kerja saat ini, dikatakannya sudah cukup baik dalam menerapkan prokes kesehatan dikarenakan setiap kegiatan yang dilakukan ketika akan dan pulang dari kunjungan kerja semuanya telah di rapid antigen serta selalu dilakukan pemantauan 24 jam.

Zona merah yang masih terus menerus menyelimuti Kota Palembang diharapkan oleh Fadli untuk bisa segera diatasi. “Harus gesit testing, jangan sampai berlarut-larut zona merah di Kota Palembang. Kan jadi tanda tanya gimana penegakkan prokes ini,” katanya.#osk

Jangan Lewatkan
Komentar Anda
Loading...