Pelaku Aniaya Penjaga Malam Ditembak

29


Dian alias Dian Tato (32) ditangkap Unit Pidum dan Tekab 134 Satreskrim Polrestabes Palembang. Warga Kecamatan Ilir Barat I Palembang ini ditangkap karena melakukan penganiayaan terhadap korban Suroto (25) hingga kritis. Pelaku ditangkap saat sedang nongkrong di Pasar Burung Jalan Beringin Janggut Kelurahan 17 Ilir Kecamatan IT I Palembang, Sabtu (12/6) sekitar pukul 23.30.(BP/IST)

Palembang, BP- Dian alias Dian Tato (32) ditangkap Unit Pidum dan Tekab 134 Satreskrim Polrestabes Palembang. Warga Kecamatan Ilir Barat I Palembang ini ditangkap karena melakukan penganiayaan terhadap korban Suroto (25) hingga kritis. Pelaku ditangkap saat sedang nongkrong di Pasar Burung Jalan Beringin Janggut Kelurahan 17 Ilir Kecamatan IT I Palembang, Sabtu (12/6) sekitar pukul 23.30.

Namun  ketika hendak ditangkap, pelaku berusaha sempat melarikan diri meskipun telah diberi tembakan peringatan, membuat anggota yang dipimpin Kanit Pidum AKP Robert P Sihombing langsung menempak pelaku pada bagian kakinya.

Baca:  Istri Sering di Chat WA Pria Lain, Pria Ini Tersungkur Ditembak Polisi

 

Kapolrestabes Palembang Kombes Pol Irvan Prawira Satya Putra melalui Kasat Reskrim Polrestabes Palembang Kompol Tri Wahyudi didampingi Kanit Pidum AKP Robert P Sihombing membenarkan telah mengamankan seorang pelaku penganiayaan yang mengakibatkan korban seorang penjaga malam sekarat.

“Benar pelaku sudah diamankan Unit Pidum dan Tekab 134 Satreskrim, hasil pengembangan kasus pengeroyokan yang dilaporkan istri korban. Anggota langsung melakukan penyelidikan, dan melakukan penangkapan saat pelaku Dian berada di Pasar Burung Jalan Beringin Janggut Kecamatan IT I,” katanya, Minggu (13/6).

Baca:  Istri Sering di Chat WA Pria Lain, Pria Ini Tersungkur Ditembak Polisi

Menurutnya dari  pengakuan tersangka bahwa telah membacok korban dibagian punggung dengan menggunakan Sajam jenis celurit. “Barang bukti (BB) telah diamankan sebilah 1 bilah parang terbuat dari gagang kayu, untuk saat ini tersangka masih dalam pemeriksaan untuk mengetahui motifnya,” katanya.

Tersangka Dian Tato mengakui perbuatannya, “Saya membacok korban sebanyak 3 kali di punggung, kemudian saya langsung kabur setelah melihat korban sekarat,” kata pria penuh tato ditubuhnya ini.#osk