Arifin Kalender Soroti Kinerja Komnas Ham

21

Arifin Kalender di wawancara wartawan beberapa waktu lalu
(BP/IST)

Palembang, BP-Kinerja Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas Ham) kini tengah di sorot lantaran terbawa arus dari laporan 51 pegawai KPK yang tidak lulus test wawasan kebangsaan (TWK) .

“ Yang disini kita lihat dari mana sisi Komnas Ham  untuk memanggil KPK  terjadi pelanggaran Ham, test wawasan kebangsaan dijadikan untuk pelanggaran Ham, aneh dan lucu, ini yang saat ini terjadi di tubuh Komnas Ham saat ini, “ kata Ketua Masyarakat Miskin Kota (MMK) Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) Arifin Kalender, Minggu (13/6).

Baca:  Aripin Kalender: Wajar Pak Firli Menyewa Helikopter Dengan Dana Pribadi

Sementara pelanggaran Ham berat seperti yang terjadi di Papua saat ini yang mana sudah banyak jatuh banyak korban jiwa dari masyarakat sehingga membuat masyarakat menjadi resah selain itu jatuh korban di kalangan TNI dan Polri yang juga banyak yang mati karena di bunuh kelompol teroris bersenjata di Papua.

Sekarang menurutnya tindakan Polri dan TNI mau apa dan bagaimana  untuk mengambil langkah dan menghentikan gerakan  teroris Papua,  karena Ham selalu menghantui saat TNI Polri akan  mengambil tindakan ,  sedangkan  aparatur negara sudah banyak berjatuhan.

Baca:  Angkutan Batubara Dinilai Tak Berkontribusi untuk Daerah, Spanduk Save Ampera Terpasang Di Jembatan Ampera

Kalau TNI dan Polri mengambil tindakan  pasti di anggap Komnas Ham pelanggaran berat.

“ Komnas Ham hanya diam, tidak mau tahu , tidak peduli , sementara test wawasan kebangsaan yang dilaporkan oleh KPK terus bergulir seolah-olah terjadi pelanggaran Ham berat, padahal kedepan nanti banyak TWK –TWK ini dijadikan untuk test PNS baik TNI dan Polri saat ini sudah dilaksanakan oleh institusi kepolisian untuk masuk polisi ada test wawasan kebangsaan ,” katanya.

Baca:  Aripin Kalender: Pandemi Covid-19 Masih Tinggi, Pemerintah  Masih Ngotot,, Ada Apa?

Menurutnya jika TWK ini tidak lulus , bisa di bayangkan ada berapa ratusan ribu bahkan jutaan yang tidak lulus test kebangsaan semua akan lapor ke Komnas Ham .

“ Apa mau Komnas Ham jadi berubah fungsi bukan lagi menjadi Komnas Ham saat ini,” katanya.#osk