Kursi Wakil Bupati Muara Enim Alot

22

Ketua DPD Hanura Sumsel Achmad Al Azhar (BP/DUDY OSKANDAR)

Palembang, BP– Posisi Wakil Bupati (Wabup) Muara Enim hingga saat ini belum jelas lantaran  tiga partai politik (Parpol) pengusung A Yani- Juarsah pada Pilkada 2018 lalu masih belum ada kata sepakat.

Setelah sang Bupati Juarsah ditahan KPK menyusul Bupati sebelumnya A Yani yang telah divonis hakim atas kasus korupsi.

Sesuai aturan sendiri, 18 bulan sebelum dilaksanakannya Pilkada kembali atau habis jabatan, maka posisi kepala daerah atau wakilnya tidak boleh diisi.

Sebagai satu dari tiga partai pengusung A Yani- Juarsah di Pilkada Muara Enim 2018 lalu, Hanura sendiri mengaku memiliki hak yang sama bersama partai Demokrat dan PKB untuk mengusung bakal calom Wabup Muara Enim

Baca:  Muara Enim Bantah Batasi Prestasi Atlet di Peparprov II Prabumulih

Menurut Ketua DPD Partai Hanura Sumsel Achmad Al Azhar, partai sejak awal telah mengusulkan nama Rinaldo yang saat ini menjabat sebagai kepala dinas di Kabupaten Muara Enim, dan pihaknya hingga saat ini belum ada perubahan.

“Yang jelas sekarang masih terkendala belum sepakat 3 parpol pengusung, dan kami sendiri mencermati perkembangan bagian koalisi dan diluar, yang pasti hingga saat ini kami bertiga belum sepakat,” kata Azhar, Kamis (10/6).

Baca:  H Nasrun Umar Jabat Penjabat Bupati Muara Enim

Menurut Azhar, meski masih alot namun dirinya optimis nantinya pemilihan wakil Bupati Muara Enim masih bisa dilakukan, sebelum batas akhir.

“Kita terus jalin komunikasi dan berharap nantinya ada kesepakatan bersama, untuk mengusulkan dua nama yang disepakati tiga parpol pengusung,” kataya.

Ketua DPW PKB Sumsel Ramlan Holdan, jika pihaknya telah mengeluarkan nama yang akan diusulkan untuk maju sebagai calon Wabup Muara Enim.

Meski begitu mantan anggota DPRD Sumsel ini belum berani menyampaikan nama yang telah direkomendasikan DPP tersebut, hingga ada kesepakatan bersama antara partai pengusung.

Baca:  Muara Enim Bantah Batasi Prestasi Atlet di Peparprov II Prabumulih

“Kita terus jalin komunikasi dengan Demokrat dan PKB, mudah- mudahan nanti ada kesepakatan bersama, sehingga proses pengusulan nama ke DPRD untuk dipilih DPRD bisa segera terlaksana,” katanya.

Ketua DPD partai Demokrat Sumsel Ishak Mekki memastikan partainya terbuka untuk melakukan komunikasi dengan dua parpol yang lain, agar pemilihan Wabup Muara Enim bisa terlaksana dan bisa menjadikan kader Demokrat kembali memimpin Muara Enim.#osk