Pelaku Menyiraman Air Keras Ditangkap

12


Unit Pidum dan Tekab 134 Satreskrim Polrestabes Palembang menangkap pelaku penyiraman satpam UIN Raden Fatah Palembang, Indra Julizar (40) warga Kecamatan SU I Palembang ditangkap sekira pukul 16.00, Senin (7/6) yang dipimpin langsung Kanit Pidum AKP Robert P Sihombing.(BP/IST

Palembang, BP- Unit Pidum dan Tekab 134 Satreskrim Polrestabes Palembang menangkap pelaku penyiraman satpam UIN Raden Fatah Palembang, Indra Julizar (40) warga Kecamatan SU I Palembang ditangkap sekira pukul 16.00, Senin (7/6) yang dipimpin langsung Kanit Pidum AKP Robert P Sihombing.

Polisi juga mengamankan bukti (BB) kejahatan berupa 1 lembar hasil visum ET Revertum, 1 botol bekas shampoo bayi bekas tempat cairan cuka para (air keras), 1 buah blangkon.

Baca:  Aktivis 98 Disiram Cuka Parah Oleh OTD

 

Pelaku Indra Julizar bersama Erwin dan Riki Septiawan (tertangkap) dibayar untuk melakukan penyiraman dengan menggunakan air keras pada korban satpam UIN, Aminudin (49) serta anaknya M Robani (29), Minggu (25/4).

Akibat disiram air keras, korban Aminudin mengalami luka bakar dibagian wajah hingga mata hampir buta, sementara anak korban mengalami luka tusuk senjata tajam.

Tersangka Indra Julizar mengakui telah melakukan penyiraman air keras kepada korban. ” Saya yang menyiapkan air keras (cuka para), saat beraksi saya berikan kepada tersangka Riki, dan saya memegang juga untuk menyiram. Riki dan saya yang menyiramkan cuka para,” kata tersangka, Selasa (8/6).

Baca:  Aminuddin Disiram Air Keras Oleh Orang Tak Di Kenal

Indra Julizar mengaku perbuatannya dilakukan atas perintah DS (DPO) yang memberikan imbalan jika berhasil sebesar Rp1,3 juta.

Kapolrestabes Palembang Kombes Pol Irvan Prawira Satya Putra melalui Kasat Reskrim Kompol Tri Wahyudi didampingi Kanit Pidum AKP Robert P Sihombing mengatakan benar kembali seorang pelaku sudah diamankan yang berperan utama menyiramkan air keras kepada korbannya.

Baca:  Pelaku Penyiram Air Keras Ditembak

“Pelaku dilapangan ada 4, dan sekarang sudah 3 pelaku ditangkap, DPO 1 pelaku lagi termasuk siapa yang menyuruhnya dan membayar mereka. Terus akan kita buru sampai semuanya ditangkap, pelaku yang diamankan ini berperan yang menyiramkan air keras kepada korban,” katanya.#osk