Mgs Syaiful Padli: Sudah Saatnya Generasi Muda Jaga; Kembangkan Kearifan Lokal Palembang Darussalam

13


Wakil Ketua Komisi V DPRD Sumsel Mgs
Syaiful Padli berpoto bersama dengan panitia lomba pantun dan cerios, Minggu (6/6).

Palembang, BP- DPRD Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) mendukung upaya para generasi muda dalam menjaga dan mengembangkan kearipan lokal Palembang Darussalam.

Menurut Wakil Ketua Komisi V DPRD Sumsel Mgs Syaiful Padli, sudah saatnya sebagai generasi muda  Sumsel terutama kota Palembang untuk senantiasa menjaga dan mengembangkan kearifan lokal Palembang Darussalam agar tidak musnah di makan zaman.

“Saya meminta para generasi muda di Kota Palembang untuk melestarikan kebudayaan Palembang Darussalam.  Sehingga kebudayaan Palembang tetap dikenal oleh kaum milenial. Sudah saatnya kita anak muda mengembangkan kerarifan lokal Palembang,” kata politisi PKS ini saat membuka lomba pantun dan cerios (bercerita menggunakan bahasa Palembang)  yang merupakan dalam rangkaian Festival Palembang Darussalam yang ke  XlX, di Aula Bekangdam II Sriwijaya, Minggu (6/6).

Baca:  Sidak Komisi IV DPRD Sumsel Diduga Bocor

Turun hadir anggota DPRD Palembang M Ridwan Saiman SH MH, budayawan Palembang  sekaligus juri  lomba pantun  ,Vebri Al Lintani , Kepala Bidang Kebudayaan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Sumsel Cahyo Sulistyaningsih, para seniman dan budayawan kota Palembang serta para peserta lomba.

Selain itu dia menjelaskan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Sumsel akan terbagi dua ssuai amanat undang-undang.

“ Kemarin kita sampaikan pandangan  final dari fraksi-fraksi dan besok  rapat paripurna pengetokan palunya , mudahan-mudahan dalam waktu tidak lama lagi  ada Dinas Kebudayaan dan Dinas Pariwisata di Pemerintah Provinsi, artinya kalau Dinas Kebudayaan hulunya kebudayaan dan hilirnya pariwisata, kita ingin sinergi tidak menjadi saingan antara budaya dan pariwisata ini tapi saling mensuport dan saling sinergi,” katanya.

Baca:  Distribusi Vaksin Covid-19 Guru di Sumsel Capai 12,83 Persen, Jika Data Tak Berubah DPRD Sumsel Minta TPM Ditunda

Mengenai lomba pantun dan cerios  tentu akan menambah kecintaan kepada kebudayaan  terutama budaya Palembang Darussalam.

“ Palembang Darussalam kedepan kita berharap dengan momentum seperti ini , kecintaan generasi muda kita terutama, ketertibatan peserta juga hadir dalam rangka mensuport, menunjang kegiatan Palembang Darussalam dan mencintai kearipan lokal,” katanya.

Pada kesempatan itu pula Mgs Syaiful Padli menyampaikan pantun kepada para tamu undangan yang hadir.

Sedangkan ketua panitia lomba pantun dan cerios Ishak Idrus mengatakan, jumlah peserta pantun dan cerios ada 30 orang.

Baca:  Semenjak Pandemi Covid-19 Jumlah Penduduk Miskin  di Sumsel  Bertambah

Menurutnya lomba ini merupakan bentuk implementasi dari undang-undang pemajuan kebudayaan yang harus didukung oleh semua pihak.

Salah satu juri lomba pantun , Vebri Al Lintani mengatakan, kreteria penilaian dari lomba pantun  yaitu diantaranya kaidah pantun, kesesuaian tema, penampilan dan sebagainya.

Sebelumnya Kerukunan Keluarga Palembang (KKP)  bersama 13 Organisasi Massa (Ormas) Palembang menggelar lomba menyanyikan lagu Palembang dan  lomba pantun dan cerios (bercerita menggunakan bahasa Palembang)  dari tanggal 5 hingga 6 Juni 2021 yang merupakan dalam rangkaian Festival Palembang Darussalam yang ke  XlX, di aula Bekangdam II Sriwijaya, Sabtu (5/6).#osk