Ultimate magazine theme for WordPress.

20 Miliar Insentif Guru Honor di Sumsel Belum Cair

Wakil Ketua Komisi V DPRD Sumsel, Mgs H Syaiful Padli,ST,MM(BP/DUDY OSKANDAR)

Palembang, BP- Janji Pemerintah Provinsi (Pemprov)  Sumatera Selatan (Sumsel) yang akan mencairkan insentif bagi guru honorer SMA/SMK Negeri  seluruh Sumsel sebelum Hari Raya Idul Fitri ternyata tinggal janji dan belum terealisasi hingga kini.

Padahal Pemerintah Provinsi (Pemprov)  Sumsel sudah mengaggarkan anggaran insentif bagi guru honorer sebesar Rp. 20 Milyar ditahun 2021.

DPRD Sumsel menghimbau agar  Gubernur Sumsel dapat segera menerbitkan pergub terkait dengan insentif guru honorer yang saat ini benar-benar telah ditunggu oleh para guru honorer.

Baca Juga:  DPRD Sumsel Pertanyakan Anggaran Rp16 M untuk Pembelian Gerbong dan Kontainer Batubara Stasiun Simpang

“Kita tidak ingin, janji pencairan insentif bagi guru honorer ini hanya sekedar ucapan serimonial semata tanpa ada tindakan nyata untuk merealisasikannya. Mohon Dicarikan Solusinya!,” kata juru bicara Fraksi PKS DPRD Sumsel Mgs Syaiful Padli saat membacakan pendapat akhir Fraksi PKS DPRD Sumsel  terhadap 9 Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) provinsi Sumsel. Pendapat akhir  tersebut disampaikan saat rapat paripurna XXX DPRD Sumsel, Kamis (3/6).

Hal senada dikemukakan anggota Komisi V DPRD Sumsel Rizal Kenedi mengatakan DPRD Sumsel sudah menyetujui anggaran Rp20 miliar untuk insentif guru honor di Sumsel.

Baca Juga:  Pemprov Sumsel Mulai Susun RPJMD 2018-2023

“ Artinya tinggal dari Pemprov Sumsel membuat landasan hukum, emmbuat Pergubnya , secara tehnis, yang pertama kita berharap yang menerima insentif itu adalah orang yang benar-benar berhak, yang sudah dilakukan pendataan oleh Diknas mulai dari  tahun kemarin, jangan sampai  yang berhak malah tidak dapat, malah ada yang baru  dan dia dapat ,” kata politisi PPP ini.

Untuk pengawasannya menurutnya akan dilakukan Komisi V DPRD Sumsel dimana nantinya Komisi V DPRD Sumsel akan turun ke lapangan untuk melihat penyaluran insetif guru honor tersebut apakah sesuai atau belum.

Baca Juga:  Pandemi Covid-19 di Kota Lubuklinggau, DPRD Sumsel Minta Dinkes Sumsel Turun ke Lapangan

Terkait pencairan insetif guru honor harusnya sebelum lebaran Idul Fitri , menurutnya mungkin sebelum lebaran haji bisa cair insentif guru honor tersebut.

“ Tapi kita minta Pemprov Sumsel melalui Diknas agar segera isentif itu segera dicairkan dan diberikan kepada yang berhak,” katanya.#osk

 

 

 

Jangan Lewatkan
Komentar Anda
Loading...