Pemkot Palembang Bayar Ganti Rugi 17 Persil Lahan Untuk Fly Over Simpang Sekip

29

Walikota Palembang, Harnojoyo memberikan secara simbolis penggantian lahan pembangunan fly over (FO) Simpang Sekip kepada para pemilik lahan yang terkena imbas dari pembangunan ini, Kamis (27/5).(BP/IST)

Palembang, BP- Walikota Palembang, H Harnojoyo memberikan secara simbolis penggantian lahan pembangunan fly over (FO) Simpang Sekip kepada para pemilik lahan yang terkena imbas dari pembangunan ini.

“Saya sangat berterima kasih kepada warga pemilik lahan yang sudah menjual lahannya. Ini adalah salah satu bentuk dukungan warga untuk pembangunan Kota Palembang,” kata Wali Kota Palembang, H Harnojoyo, Kamis (27/5).

Menurutnya dengan dilakukan pembayaran ini artinya pemerintah kota Palembang siap dengan pembangunan FO ini.

Sedangkan Kepala PUPR Kota Palembang, Ahmad Bastari Yusak mengatakan, untuk pembayaran ganti rugi lahan ini ada juga sharing dengan Provinsi Sumsel.

Baca:  Flyover Bandara Terkendala Pembebasan Lahan 

“Sebenarnya ada 104 persil dan 4 punya pemerintah provinsi dan kantor camat. Tapi ada 12 persil tak dinilai karena diluar peta tak ada sertifikat pemilik, jadi total ada 88 persil,” katanya.

Ia mengatakan, dari 88 persil ini, dana untuk pembebasan lahan dilakukan untuk pemerintah Provinsi Sumsel dan Kota Palembang.

“Provinsi membayar 71 persil dan kota Palembang sebanyak 17 persil,” katanya.

Baca:  Pemkot Palembang Anggarkan Rp24 Miliar Untuk Pembebasan Lahan Fly Over Sekip Ujung

Kalau dari pemerintah kota Palembang membebaskan dari Basuki Rahmat sampai arah PTC dan ruas jalan Provinsi dari lampu merah sampai arah PTC.

Bastari menambahkan, dari provinsi sudah membayar 16 persil dengan total Rp9,8 miliar pada Senin lalu. Dan hari ini pemerintah kota Palembang sebanyak 7 persil dengan nilai Rp9,5 miliar atau dengan luas 750 meter persegi.

“Pembayaran ini akan langsung kita transfer ke rekening masing-masing tanpa ada potongan apapun,” katanya.

Baca:  Habiskan Rp300 Miliar, Bangun ‘Fly Over’ Sekip Ujung

Jadi, lanjut dia masih ada 65 persil lagi yang belum diselesaikan dan secepatnya akan segera dilakukan pembayaran.

Kepala Dinas PUPR Provinsi Sumsel, Darma Budi mengatakan untuk pembayaran tahap kedua nanti akan segera dilakukan dalam waktu 1 hingga dua bulan kedepan.

“Total nilai dari 71 persil ini yakni senilai Rp 51,5 miliar. Uang sudah ada dan tahap kedua ini ada 5 persil yang sudah diverifikasi,” ungkap katanya.#osk