Dua Begal di Tangkap

18

Unit lV Jatanras Polda Sumsel berhasil menangkap dua tersangka begal dari tiga pelaku. Tersangka melakukan pembegalan menggunakan senjata tajam terhadap korban Indah Purmata Sari warga Jl. Kapten Abdullah lrg Perguruan Plaju Palembang pada Sabtu (23/5) (BP/IST)

Palembang, BP- Unit lV Jatanras Polda Sumsel berhasil menangkap dua tersangka begal dari tiga pelaku. Tersangka melakukan pembegalan menggunakan senjata tajam terhadap korban Indah Purmata Sari warga Jl. Kapten Abdullah lrg Perguruan Plaju Palembang pada Sabtu (23/5)

Tersangka yang di tangkap Bayhaki Aprianto (19) dan Riko Saputra keduanya warga Jl. Kasnariansyah km 5 Palembang, sedangkan satu lagi pelakunya Ricky DPO. Kedua tersangka di tangkap opsnal unit lV pimpinan Kanit AKP. Nanang Supriatna senin (25/5) di kediamannya tanpa perlawanan.

Aksi begal yang dilakukan Bayhaki, Riko  bersama Rizki (DPO) dilakukan simpang lampu merah bandara SMB II Palembang Sabtu (22/5)   sekitar pukul 03.00  dengan korban perempuan muda bernama Indah Permata Sari. Ketiga pelaku mengendarai sepeda motor berbonceng tiga sengaja berkeliling mencari mangsa.

Baca:  Dua Begal Sadis di Tembak

Saat itu korban sedang mengendarai sepeda motor matic jenis Honda Beat. Korban sudah dibuntuti pelaku sejak dari Jalan Kol H Burlian. Tiba TKP salah satu pelaku langsung mendorong korban hingga terjatuh lalu sepeda motor korban dirampas pelaku lalu korban ditinggal pergi.

Dihadapan polisi, Bayhaki mengaku ia sengaja ikut temannya melakukan begal lantaran butuh uang untuk biaya persalinan istrinya yang sedang hamil tujuh bulan. Ketiga pelaku memang sering nongkrong, saat nongkrong itulah timbul niat jahat ketiganya untuk melakukan aksi begal.

“Kami mengendarai motor berboncengan tiga, saya yang membawa motornya, Riko ditengah dan Rizki dibelakang. Waktu itu korban sudah kami buntuti sejak dari depan punti kayu. Saat dilampu merah bandara korban langsung didorong sama Rizki sampai jatuh saat itulah motor nya kami ambil,”kata tersangka Bayhaki , Rabu (26/5).

Baca:  Begal Pelajar di BKB Ditembak

Setelah motor korban diambil, ketiga pelaku langsung membawanya ke wilayah Gelumbang. Di Gelumbang inilah motor hasil begal dijual dan laku lima juta. “Motor hasil begal langsung kami bawa ke Gelumbang dan kami jual laku lima juta hasil bersih nya kami dapat 700 ribut. Karena dipotong ongkos kami pulang ke palembang uang 700 ribu itu saya belikan baju dan kebutuhan sehari hari,” katanya.

Sedangkan tersangka Riko Saputra mengaku aksi begal yang mereka lakukan adalah ide mereka bertiga saat ketiga nya sedang nongkrong di rumahnya.

“Memang ide membegal dari kami bertiga karena malam sebelum beraksi kami sedang nongkrong. Dari sinilah timbul niat untuk membegal. Uang 700 ribu hasil dari jual motor habis digunakan untuk keperluan sehari hari,” katanya.

Baca:  Dua Begal Sadis di Tembak

Kasubdit III Jatanras Kompol Christoper Panjaitan melalui Kanit IV AKP Nanang Supriatna mengatakan pelaku begal di Jalan Letjen Harun Sohar, lampu merah Bandara SMB II berjumlah tiga orang korbannya adalah seorang perempuan.

“Modus pelaku mengendarai sepeda motor berbonceng tiga. Korban langsung didorong oleh pelaku hingga terjatuh setelah itu sepeda motor korban dirampas pelaku lalu dibawa kabur,” katanya.

Hasil pendalaman, kata Nanang ketiga pelaku diketahui residivis dalam kasus yang sama. Untuk barang bukti sepeda motor milik korban dari keterangan pelaku sudah dijual. Sedangkan sepeda motor yang digunakan ketiga pelaku saat beraksi dibawa kabur salah satu pelaku yang masih DPO namun keberadaan sudah diketahui.#osk