Ultimate magazine theme for WordPress.
BI-24

Polda Sumsel Dukung Rencana Pemerintah Terapkan PPKM Mikro mulai 1 Juni Untuk Seluruh Provinsi Indonesia.

 


Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Pol Supriadi(BP/IST)

Palembang, BP- Kapolda Sumatera Selatan (Sumsel)  Irjen Pol Prof Dr Eko Indra Heri S MM melalui Kabid Humas Kombes Pol Drs Supriadi MM didampingi Kasubbid Penmas AKBP Iralinsah SH saat kembali mengingatkan kepada Masyarakat Sumatera Selatan agar senantiasa meningkatkan kesadaran menerapkan Prokes mulai rajin mencuci tangan dengan Sabun,menjaga Jarak ,rajin memakai masker,tidak berkerumun,kurangi mobilitas.

“Kita (Polri) mendukung rencana Pemerintah Terapkan PPKM Mikro mulai 1 Juni Seluruh Provinsi SeIndonesia, ia menambahkan ‘mohon kesadaran masyarakat yang sudah terpapar yakni untuk melaksanakan pemeriksaan Dini ( testing) ,Pelacakan (tracing) dan Perawatan (Treatment) tak hanya itu,dengan mengetahui lebih cepat kita bisa menghindari potensi penularan ke orang lain ,lalu pelacakan dilakukan pada kontak kontak terdekat pasien Covid 19 ,setelah itu diidentifikasi oleh petugas yang bersangkutan positif atau tidak untuk diisolasi atau Perawatan guna memutus mata rantai penyebaran Covid 19 , ” katanya, Selasa (25/5).

Rencana Pemerintah memutuskan bakal kembali memperpanjang pelaksanaan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) skala mikro. Perpanjangan akan dimulai tanggal 1 hingga 14 Juni 2021.

Baca:  DPD REI Sumsel Salurkan 25 Ton Beras- 2.000 Dus Mie Ke Polda Sumsel

Ketua Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPC-PEN) Airlangga Hartarto mengatakan, keputusan tersebut diambil pemerintah merujuk data yang menunjukkan peningkatan kasus positif maupun kasus aktif virus corona (Covid-19) di Indonesia.

Airlangga juga mengatakan, ada empat provinsi baru yang akan ikut melaksanakan PPKM mikro. Dengan demikian, seluruh provinsi di Indonesia akan melaksanakan PPKM mikro.

Baca:  Kapolda dan Jajaran  Tinjau Gerai Vaksin dan PPKM Serta Bakti Sosial Polres di Sumsel

“Oleh karena itu, untuk PPKM mikro selanjutnya 1-14 Juni mendatang maka Gorontalo, Maluku, Maluku Utara diikutsertakan. Ditambah Sulawesi Barat,” ujar Airlangga dalam jumpa pers daring di kanal YouTube Sekretariat Presiden, Senin (24/5).

PPKM mikro saat ini masih berlangsung di 30 provinsi sejak 18 hingga 31 Mei. Keputusan pemerintah perpanjang PPKM mikro ini untuk mencegah lonjakan kasus Covid-19 pascalibur lebaran beberapa waktu lalu.

Airlangga memastikan pemerintah terus memantau perkembangan penyebaran Covid-19 pascalibur lebaran. Sebab, belakangan pemerintah menemukan ada sejumlah klaster penyebaran akibat libur lebaran.

Baca:  Kapolda Sumsel Irjen Pol Prof Dr Eko Indra Pamit

“Kemarin pasca Ramadan dan Idulfitri, dimonitor dengan kegiatan PPKM mikro ada kasus klaster tarawih (Pati, Banyumas, Banyuwangi, Malang) klaster mudik (Klaten, Cianjur, Garut), klaster halal bi halal di Cilangkap dan pelaku perjalanan perumahan di Bogor,” katanya.

Sampai dengan Senin (24/5), total kasus positif Covid-19 di Indonesia mencapai 1.781.127 kasus. Dari jumlah tersebut, sebanyak 1.638.279 orang dinyatakan sembuh, dan 49.455 meninggal dunia.

Dengan demikian, masih ada 92.847 kasus aktif secara keseluruhan di Indonesia. Mereka masih menjalani perawatan atau isolasi mandiri untuk mencegah penyebaran virus.#osk

Jangan Lewatkan
Komentar Anda
Loading...