Ultimate magazine theme for WordPress.

Duel Maut, Edi Alami Luka Sabetan Hingga Kritis

Duel maut dengan tetangganya Hy  membuat Mulyadi alias Edi (37) warga Lorong Terusan I Kelurahan 5 Ulu, Kecamatan Seberang Ulu I Palembang mengalami  luka sabetan senjata tajam di lengan sebelah kiri (patah), lengan kanan, kepala, pipi dan di tulang ekor dan kondisinya kritis.(BP/IST)

Palembang, BP- Duel maut dengan tetangganya Hy  membuat Mulyadi alias Edi (37) warga Lorong Terusan I Kelurahan 5 Ulu, Kecamatan Seberang Ulu I Palembang mengalami  luka sabetan senjata tajam di lengan sebelah kiri (patah), lengan kanan, kepala, pipi dan di tulang ekor.

Korban kini di rawat ke ruang Instalasi Gawat Darurat (IGD) Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Bari Palembang.

Duel maut tersebut terjadi , Minggu (23/5) di tepian Sungai Kedukan Lorong Terusan, Palembang.

Baca Juga:  Pelaku Duel Maut di Lorong Karet Palembang Diamankan

Nampak korban terbaring di ranjang sambil menahan sakit dan sudah ditangani oleh tim dokter IGD RSUD Bari Palembang.

Menurut keterangan kakak ipar korban bernama Yanto kejadian berawal pelaku Hy mengejek korban sebagai cepu atau informan polisi. “Dia itu mengejek kakak saya Edi ini cepu (informan polisi) padahal dia sendiri yang cepu,” katanya, Senin (24/5).

Baca Juga:  Usai Duel Maut, HS Ditangkap

Cik Emi mertua korban mengatakan,  saling bacok ini berawal dari duel satu lawan satu ini korban Edi dan pelaku HY saling menyerang dengan tombak.

“Mereka ini saling tantang terus sempat saya lerai, masalah awal yang saya tahu itu mereka ini pernah ribut. Edi ini pernah dilukai oleh HY. Setelah saya lerai tadi, tetapi masih mengulang lagi mereka ini duel lagi pakai pedang,” katanya.

Baca Juga:  Zuriat Kiai Marogan Resmi Layangkan Pemblokiran Usulan Sertifikat Pemkot Palembang dan Kelenteng Ke BPN Sumsel

Kapolsek Seberang Ulu (SU) I Kompol Farizon melalui Kanit Reskrim SU I Iptu Yunri langsung bergerak. “Alhamdulillah pelaku sudah kami bekuk di halaman RS Hermina dalam waktu tak sampai 1 jam, untuk motifnya sementara ini diketahui karena dendam tapi masih kami dalami lagi,” katanya.#osk

 

 

 

 

Jangan Lewatkan
Komentar Anda
Loading...