CPI Prihatin Kondisi Pemakaman Kesultanan Kawah Tengkurep

79

Palembang, BP- Organisasi Masyarakat (Ormas) Cakrawala Perjuangan Indonesia (CPI) melakukan ziarah ke pemakaman Kesultanan Palembang Darussalam Kawah Tengkurep. Pada Minggu, (23/5).
Kegiatan ziarah sendiri merupakan bagian dari program kerja jangka panjang CPI untuk melestarikan budaya dan mengingat sejarah bangsa.

Kgs. Ilham Akbar selaku Ketua Umum CPI merasa prihatin dengan kondisi pemakaman kawah tengkurep yang seperti kurang terawat.

Menurutnya pemakaman kawah tengkurep merupakan cagar budaya dan tempat wisata religi sehingga sangat disayangkan sekali dengan kondisi saat ini Beliau menjelaskanjika pihak Pemerintah Kota Palembang harus memberikan perhatian serius terhadap komplek pemakaman kesultanan kawah tengkurep mengingat tanpa jasa mereka tidak ada kota Palembang pada hari ini, seperti dinding sudah lumutan dan atap yang bocor.

Baca:  Kampanye Prokes Melalui Sirah dan Literasi

“Pemkot harus perhatian lah, jangan fokus ke pulau kemaro tapi makam sultan malah seperti tak terawat dan perlu bagi pemkot menyediakan pemandu yang dapat menjelaskan sejarah disini minimal dipasang poster setiap tembok tentang sejarah singkat dari sultan-sultan yang dimakamkan jujur saya sedih ,” ungkapnya.

CPI yang juga secara mandiri sering melakukan kunjungan ke tempat bersejarah di Kota Palembang memiliki pemandu yaitu Kemas Ridlwan Setiawan yang merupakan Ketua Bidang Wawasan Kebangsaan. Beliau (Ridlwan) menjelaskan secara singkat sejarah mengenai sultan-sultan Palembang Darussalam.

Baca:  CPI dan Pengurus Masjid Hidayatullah 26 Ilir Gelar Buka Puasa Bersama

Salah satunya Sultan Mahmud Badaruddin I Joyo Wikromo. “Hari ini CPI mengunjungi dua situs makam bersejarah yang cukup fenomenal yaitu Kawah Tekurep dan Gede Ing Suro, CPI berharap kepada semua pihak terkait agar senantiasa konsisten dalam merawat situs sejarah itu yang mulai sedikit demi sedikit akan rusak jikalau terkesan selalu di telantarkan tersebut,” katanya.#osk