Pencuri Besi di Masjid di Tembak

16

Juadi alias Adi (29) terpaksa  ditembak petugas pada bagian kaki karena berusaha kabur saat hendak ditangkap, Rabu (18/5) malam.(BP/IST)

Palembang, BP- Juadi alias Adi (29) terpaksa  ditembak petugas pada bagian kaki karena berusaha kabur saat hendak ditangkap, Rabu (18/5) malam.

Warga Kabupaten Ogan Ilir ini tertangkap tangan oleh anggota Unit Pidum dan Tekab 134 Satreskrim Polrestabes Palembang saat sedang mencuri besi ulir di Masjid Raya Sriwijaya di Jalan Gub HA Bastari Kelurahan  8 Ulu Kecamatan Jakabaring Palembang.

Informasi yang di himpun , pengurus Yayasan Masjid Raya Sriwijaya, Zaenal (59) mendapatkan kabar dari warga ada pelaku yang sedang melakukan pencurian.

Saksi pun langsung mendatangi lokasi dan benar melihat ada orang mencuri. Tidak mau buang waktu, saksi langsung melapor ke Polrestabes Palembang.

Anggota Pidum dan Tekab 134 pimpinan Kanit Pidum AKP Robert P Sihombing yang sedang melakukan hunting rutin langsung ke lokasi.

Kapolrestabes Palembang Kombes Pol Irvan Prawira Satya Putra melalui Kasat Reskrim Kompol Tri Wahyudi didampingi Kanit Pidum AKP Robert P Sihombing membenarkan sudah menangkap pelaku.

“Benar pelaku Adi kita tangkap, saat petugas kita melakukan hunting rutin di kawasan Jakabaring. Mendapati pelaku sedang beraksi, anggota saya langsung menangkapnya,” kata Tri, Kamis (20/5).

Lalu saat melakukan aksinya pelaku Adi ini tak sendiri, melainkan ada rekannya yang berhasil kabur, “Untuk pelaku yang masih DPO sebaiknya menyerahkan diri saja, karena sampai kapanpun akan di kejar untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya,” katanya.

Selain itu anggotanya juga mengamankan barang bukti (BB) berupa 30 potong besi ulir dengan berbagai macam ukuran, dan 1 unit bentor yang hendak digunakan untuk mengangkut barang hasil curian. “Untuk pelaku akan diterapkan pasal 363 KUHP, dengan ancaman kurungan penjara 5 tahun,” katanya.

Sedangkan tersangka Adi mengakui perbuatannya, “Saya mencuri dengan teman pak, dia berhasil kabur. Kami terpaksa melakukan aksi ini lantaran tindak mempunyai pekerjaan. Jadi untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari terpaksa kami mencuri. Rencana besi ini akan kami jual, dan uang kami bagi dua. Namun keburu sudah tertangkap,” katanya.#osk