JPM Sriwijaya dan Kesepakatan Yogyakarta

23

Palembang, BP–Salah satu kesepakatan dari hasil pertemuan Jejaring Pancamandala dari lima provinsi (Yogyakarta, Jawa Tengah, Banten, Lampung dan Sumatera Selatan) dengan Badan Pembinaan Ideologi Pancasila adalah menyusun rencana aksi tiap tiap Jejaring yang ada.

Pertemuan itu diadakan pada tanggal 11-13 April 2021 di Wisma Magister Manajemen Universitas Gadjah Mada.

JPM Sriwijaya Sumsel telah menyusun rencana tersebut yang terdiri dari lima unsur perwakilan di JPM yaitu Unsur Pemerintah, Perguruan Tinggi, Ormas, Dunia Usaha dan Media.
Salah satu kegiatan yang dimuat pada point 2 adalah mengumpulkan 50 tokoh adat dari perwakilan 17 Kabupaten / kota se Sumatera Selatan yang direncanakan pada bulan Juli 2021 insyaallah

Baca:  DPRD Sumsel Peringati Hari Kelahiran Pancasila

Ketua JPM Sriwijaya yang juga Ketua Pembina Adat Sumsel Albar Sentosa Subari , Minggu (16/5) mengatakan,  bahwa nanti salah satu materinya adalah ” Pentingnya Lembaga Rapat Adat”.dalam mensosialisasikan nilai nilai Pancasila di masyarakat adat.

Rapat adat adalah kesatuan masyarakat adat sebagai lembaga adat istiadat yang hidup dalam masyarakat di Sumatera Selatan ( Pasal 1 butir g perda 12/88). Adapun tugas dan fungsinya adalah : pembinaan, pengembangan dan pelestarian adat istiadat masyarakat hukum adat setempat sehingga dapat menunjang dan mendorong kelancaran pembangunan dan ketahanan nasional dalam wawasan nusantara, serta menyelesaikan urusan adat istiadat (pasal 4 perda 12/88)

Baca:  Kelahiran Pancasila Tak Bisa Dipisahkan dari Perumusan Piagam Jakarta

Kegiatan tersebut tentunya akan berkoordinasi dan didukung semua pihak yaitu BPIP, JPM Sriwijaya, Kesbangpol dan Pembina Adat sendiri.

Mudah mudahan dengan kegiatan itu nantinya para rokoh adat se Sumatera Selatan akan mengerti perlu dan penting nya keberadaan Lembaga Rapat Adat ini apalagi dalam mensukseskan program pemerintah pusat maupun daerah untuk membumikan nilai nilai Pancasila yang akhir akhir ini sejak reformasi sudah jarang mendengar kata Pancasila itu.

Baca:  Nilai-Nilai Pancasila Mulai Luntur

Padahal Pancasila merupakan dasar dan ideologi negara kesatuan Republik Indonesia yang perlu dipertahankan sebagaimana termuat dalam pembukaan Undang Undang Dasar Republik Indonesia.#osk