Kms HA Halim Ali Tekankan Jaga Jarak dan Pakai Masker Saat Jalankan Shalat Idul Fitri

16

Kms HA Halim Ali. (BP/IST)

Palembang, BP–Terkait pelaksanaan shalat Idul Fitri tahun 2021 di masjid –masjid  di kota Palembang dimana sejumlah kecamatan di kota Palembang masuk zona merah kasus Covid-19.

Tokoh masyarakat Sumatera Selatan (Sumsel) Kms HA Halim Ali menilai masyarakat harus banyak bersyukur  kepada Allah SWT  dan kepada pemerintah, dimana tahun kemarin tidak ada  shalat idul Fitri di Masjid-Masjid dan dilanggar-langgar, kalaupun ada di lakukan secara sembunyi-sembunyi.

“ Sekarang sudah diizinkan boleh  tapi jangan lupa harus ada dua syarat yang harus kita perhatikan , satu kita harus jaga kesehatan terutama sesuai protokol dari Dinas Kesehatan  , dari pemerintah supaya jaga jarak dalam masjid, pakai masker, cuci tangan kita sudah tahu karena kita sudah berwudhu, karena shalat itu harus berwudhu dulu khan,” katanya, Selasa (11/5).

Baca:  Bupati Dodi Reza Kumpulkan Zakat Fitrah Pegawai Muba Capai Rp3,2 Miliar

Namun dia menekankan bagaimana menjaga jarak dan menggunakan  yang sangat penting untuk terhindari dari virus Covid-19 ini.

“Kita tidak tahu penyakit corona ini, dia  terlihat sehat tapi ada penyakit dalam badannya itu, kalau kita jaga jarak, pakai masker, Isya Allah  kita aman,” katanya.

Pria yang juga pengusaha pribumi kota Palembang ini juga menyarankan shalat Idul Fitri ini   diikuti oleh masyarakat sangat antusias , sebab ada berpikir hanya satu  kali dalam satu tahun shalat ini.

Baca:  Mudik dan Shalat Idul Fitri di Masjid Dilarang

“Shalat Idul Fitri biasanya tidak bisa di bendung dari gunung turun, dari  dusun datang, berjubel datang, nah inilah saran saya, olehlah kalau tidak bisa di elak lagi dia datang, berjubel, jaga jarak seperti yang saya maksud tadi, pakai masker untuk mencegah agar kuman-kuman covid-19 tidak menyebar,” katanya.

Selain itu untuk tahun ini dia menyarankan anak dibawah umur tidak usah ikut shalat Idul Fitri di masjid atau di lapangan karena anak-anak ini tidak mengerti dan orang-orang tua berumur 70 tahun keatas .

Baca:  Kms HA Halim: Patuhi Prokes Saat Tarawih Berjamaah Agar Terhindar dari Covid-19

“Saran pak haji lebih baik di rumah saja, sebab dalam kondisi wabah yang sangat  menakutkan, , covid 19 atau corona itu wabah , itu yang kita hindari dan itulah tujuan pemerintah , apa yang disampaikan pemerintah juga kadang masyarakat tidak mengerti, pak haji menghibau agar mereka paham dan mengerti,” katanya.

Untuk tahun ini Kms HA Halim Ali mengaku dirinya  secara pribadi tidak akan shalat Idul Fitri di masjid , dan akan melaksanakan shalat di rumah, apalagi shalat idul fitri hukumnya sunnat.#osk