Pelaku Penyiram Warga dengan Cuka Para Ditembak Polisi

9


 Kiki (27) warga Jalan KH Azhari, Lorong Kamasan, Kelurahan 3-4 Ulu Kecamatan SU I Palembang Ditangkap Unit Pidum dan Tekab 134 Polrestabes Palembang, karena kasus terlibat penyiraman cuka para terhadap salah seorang warga.(BP/IST)

Palembang, BP- Kiki (27) warga Jalan KH Azhari, Lorong Kamasan, Kelurahan 3-4 Ulu Kecamatan SU I Palembang Ditangkap Unit Pidum dan Tekab 134 Polrestabes Palembang, karena kasus terlibat penyiraman cuka para terhadap salah seorang warga.

Tersangka diringkus Sabtu (8/5) sekira pukul 15.30 langsung dipimpin Kanit Pidum AKP Robert P Sihombing. Tersangka ditembak di kakinya , karena berusaha kabur saat akan ditangkap.

Tersangka Kiki , Senin (10/5) siang mengakui perbuatannya.

“Iya saya yang menyiram korban dengan menggunakan air keras cuka para,” katanya.

Lanjutnya, bahwa dirinya diajak pelaku Erwin yang sebelumnya sudah ditangkap untuk menyiram korban dengan cuka para. “Kami merencanakan untuk menyiram tiga hari sebelum kejadian, terpaksa ikut karena dibayar. Jadi butuh uang apalagi mau lebaran, buntu (tidak ada uang),” katanya sembari mengaku kalau diupah Rp 5 juta baru diberi Rp 1,450 juta.

Masih katanya kalau mereka di suruh dan diberikan alamat rumah korban, “Setelah kami cek alamat yang diberikan dan cocok langsung beraksi, kalau berbuat aksi seperti ini baru pertama kali nya dan tidak pernah berbuat aksi kriminal lainnya,” katanya.

Kapolrestabes Palembang Kombes Pol Irvan Prawira Satya Putra melalui Kasat Reskrim Kompol Tri Wahyudi didampingi Wakasat Reskrim Kompol Wahyu Maduransyah membenarkan sudah mengamankan satu pelaku kembali, “Pelaku Kiki merupakan rekannya Erwin yang sudah kita tangkap terlebih dahulu, atas kasus penganiyaan dan penusukan terhadap korban Aminudin dan anaknya,” kata Tri.

Terkait motif lanjut Tri, dilatarbelakangi sakit hati saudara DE terhadap korban sehingga mengutus saudari DV untuk membayar para pelaku. “Ya kasusnya akan dituntaskan, dua pelaku DPO dan Otak pelaku pun akan kita kejar. Dan saya himbau lebih baik menyerahkan diri,” katanya.

Sementara barang bukti  (BB) berupa 1 Lembar Hasil Visum ET REPERTUM, 1 botol bekas shampo bayi, bekas wadah cairan cuka para dan 1 buah Blangkon, ikut diamankan.

Sebelumnya, Korban Aminudin (50) dan anaknya Robani (30) telah menjadi korban aksi penganiayaan yang dilakukan Kiki dan tiga rekannya terjadi pada, Minggu (25/4) sekira pukul 23.00, di Jalan Padat Karya Lorong Mangga III Kelurahan Talang Jambi Kecamatan Sukarami, Palembang.

Berawal saat korban sedang ada di rumah, lalu datanglah para pelaku sebanyak 4(empat) orang. Pelaku Kiki berpura-pura menanyakan dimana tempat membeli batu bata, sedangkan pelaku Erwin yang berada disamping pelaku Kiki berdiri diam saja, lalu pelaku JL (DPO) yang menyiapkan air cuka parah, pelaku DN (DPO) yang berperan menjaga situasi, saat korban Aminudin berbalik arah berhadapan dengan pelaku Kiki disaat itulah pelaku Kiki menyiramkan air keras kearah tubuh korban.#osk