Ultimate magazine theme for WordPress.

Nisan Kuno di Muara Cawang, Lahat Selatan Ditemukan

Dikatakan Mario, menurut cerita H. Muhammad Juni tak jauh dari lumpang batu ini sekitar 5 m ada batu datar dan arca berbentuk kerbau akan tetapi kedua benda tersebut telah ditimbun dan diatasnya telah berdiri rumah beton permanen. Sekitar 20 m dari lumpang batu juga ada 2 onggok batu yang biasa disebut trilith atau batu formasi 3.

“Tetapi sangat disayangkan keduanya telah hilang karena batunya dijadikan untuk membangun rumah.  Selanjutnya kami menuju 2 nisan kuno berelief yang diceritakan dari awal oleh H. Muhammad Juni. Ketika kami berada di belakang bangunan PAUD kami temukan batu megalit yang kami identifikasi sebagai bakal lumpang batu karena batu datar ini sudah terlihat pahatan sepertinya bakal lumpang batu lalu sekitar 5 meter dari bakal lumpang batu kami temukan lagi nisan batu yang tergeletak,” katanya.

Baca:  Mengenang Kembali Sang Pejuang Lima Hari Lima Malam, Ar Amantjik Rozak

Selanjutnya  pihaknya menuju nisan kuno berelief yang berjarak sekitar  20 m dari lumpang batu. Ada 2 nisan kuno berelief yang berada lebih tinggi dari dataran disekitarnya jadi seperti punden. Kedua nisan berelief pada kedua sisinya dan motif dari kedua nisan inipun berbeda dan yang lebih mengejutkan kami motif ini berbeda dengan motif nisan berelief yang pernah kami temukan sebelumnya.

Baca:  SMB IV: “Narasi-narasi Sejarah di Objek Wisata Palembang Masih Kurang”

“Tak jauh dari nisan berelief ini juga ada 2 monolit.  Ketika hendak meninggalkan area nisan kami melihat satu batu nisan di antara semak belukar kemudian kami bersihkan ternyata ada 6 batu nisan berbentuk menhir,” katanya.

Jangan Lewatkan
Komentar Anda
Loading...