Ultimate magazine theme for WordPress.

Begal Ojol, Dua Pemuda Dihajar Massa

Tamrin Winata (21) dan Agusti Ariansa (19) setelah aksi begal terhadap ojek online gagal pada Minggu (25/4) dini hari sekitar pukul 02.30. (BP/IST)

Palembang, BP- Dua pemuda asal kota Lubuk Linggau Tamrin Winata (21) dan Agusti Ariansa (19) ini babak belur dihajar massa di Jalan RE Martadinata, Kelurahan Sei Buah Kecamatan Ilir Timur II setelah aksi begal terhadap ojek online (Ojol)  gagal pada Minggu (25/4) dini hari sekitar pukul 02.30.

Beruntung nyawa kedua pemuda ini berhasil diselamatkan dari amukan massa setelah anggota Polsek Ilir Timur II yang mendapat informasi adanya kejadian pembegalan. Setelah dirawat kedua pemuda ini lalu dibawa ke Mapolsek Ilir Timur II untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Baca:  Buat Laporan Palsu, Ida Berurusan dengan Polisi

Informasi yang di himpun kedua pelaku sudah merencanakan aksi pembegalan sejak awal. Dimana kedua tersangka memesan ojek online melalui aplikasi dari handphone salah satu tersangka.

Sambil menunggu driver ojek datang, tersangka Tamrin mengambil sebuah balok kayu yang berada di dekat kostannya.

“Setelah berada di Jalan RE Martadinata, keduanya ini menunggu di pinggir jalan hingga driver ojek datang yang mana satu pelaku sudah membawa satu balok kayu untuk menghajar korban,” kata Kapolsek IT 2 Palembang, Kompol Yuliansyah didampingi Kanit Reskrim Iptu Firmansyah, Jumat (30/4).

Baca:  Pelaku Begal Ditembak

Setelah korban datang, tersangka Agusti mengajak korban untuk mengobrol terlebih dahulu untuk mengalihkan perhatian korban.

Bersamaan dengan itu, satu tersangka lain langsung menghujani balok kayu ke arah punggung korban hingga terjatuh.

“Saat itu tersangka langsung mengambil HP korban dan berlari, korban langsung berteriak hingga warga datang dan langsung mengejar para pelaku,” katanya.

Kedua tersangka pun berhasil diamankan bahkan babak belur karena dihajar masa.

Baca:  Begal Sadis di Atas Jembatan Ampera Ditembak

Sedangkan kedua pelaku mengaku bahwa merencanakan hal tersebut dari awal. Keduanya nekat melakukan begal lantaran tidak ada uang untuk ongkos pulang ke kampungnya di Lubuk Linggau

“Kami tidak ada uang untuk ongkos pulang ke Linggau jadi timbul niat untuk membegal itu. Waktu beraksi taunya korban tidak pingsan dan justru berteriak hingga kami diamankan. Kami berdua hanya ingin mengambil hp nya saja. Tapi kami tertangkap oleh warga,” kata tersangka Tamrin.#osk

Jangan Lewatkan
Komentar Anda
Loading...