Petugas Gabungan Amankan Ratusan Miras

60

Giat Razia gabungan Protokol Kesehatan (Prokes) yang di gelar Satuan Polisi Pamong Praja Sumatera Selatan (Sumsel) bersama TNI/Polri , Rabu (28/4) malam dilakukan di  tempat hiburan yang masih buka, serta kos-kosan yang di huni oleh pasangan bukan suami istri. (BP/IST)

Palembang, BP–Giat Razia gabungan Protokol Kesehatan (Prokes) yang di gelar Satuan Polisi Pamong Praja Sumatera Selatan (Sumsel) bersama TNI/Polri  , Rabu (28/4) malam dilakukan di  tempat hiburan yang masih buka, serta kos-kosan yang dihuni oleh pasangan bukan suami istri.

Pada lanjutan Razia Gabungan bersama TNI dan Polri tersebut tujuan pertama mengarah di salah satu penginapan/kos-kosan di jalan Trikora Palembang. Namun, petugas hanya menemukan satu pasangan bukan Suami Istri dan satu wanita asal Lampung yang lama berdomisili di Palembang tanpa ada Surat keterangan Domisili. Setelah itu, Razia mengarah ke Best Spa And Laounge di Jalan Kapten Abdul Rozak.

Baca:  Resahkan , Pelaku Pungli dan Penjual Miras Diciduk

Di lokasi tersebut, petugas mendapati ratusan minuman Keras (Miras) dengan kadar alhokol tinggi, selain itu terdapat pula puluhan pekerja Spa yang berasal dari luar Provinsi Sumsel.

Kepala Sat Pol PP Sumsel, Aris Saputra, menjelaskan jika razia yang dilakukan pada lokasi Best Spa and Laounge merupakan aduan dari warga sekitar yang mengatakan jika masih ada tempat hiburan yang masih buka di bulan ramadan.

Baca:  Polretabes Palembang Sita Ratusan Botol Miras

“Sembari melakukan giat razia prokes kami juga menindak lanjuti informasi dari masyarakat jika ada tempat hiburan yang buka,” kata Aris.

Dari Razia tersebut, terjaring 153 Miras dan 23 orang tanpa tanda pengenal dan juga pekerja dari luar provinsi Sumsel.

“Ada 153 miras yang kami amankan, dan 23 orang diantaranya 4 Laki-laki dan 19 Wanita, dari total itu di dominasi oleh pekerja spa dari luar kota yang berjumlah 17 orang,” katanya.

Untuk itu pihaknya akan menindak lanjuti tempat usaha tersebut karena telah menyalah gunakan izin usaha dengan menjual miras dan juga di duga juga sebagai tempat Prostitusi karena petugas sempat menemukan satu kondom bekas terpakai.

Baca:  Razia, Puluhan Miras Disita

“Ini ada penyalahgunaan usaha, semua barang bukti akan kita musnahkan, temuan ini akan kita laporkan ke Pemerintah Kota agar di tindak lanjuti izin usahanya. Kedepan saya juga menghimbau kepada pelaku usaha tempat hiburan untuk tidak dulu membuka tempat usahanya di bulan puasa ini,” katanya.#osk