SMB IV Berharap Festival Palembang Darussalam  Jadi  Even Internasional

106


Suasana Festival Palembang Darussalam (FPD) XIX Tahun 2021 resmi di buka oleh Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) di wakilkan oleh Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Kadisbudpar) Provinsi Sumsel, Aufa Syahrizal, S.P, M.Sc di aula Opi Mall, Banyuasin, Sabtu (17/4).(BP/DUDY OSKANDAR)

Palembang, BP- Festival Palembang Darussalam (FPD) XIX Tahun 2021 resmi di buka oleh Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) di wakilkan oleh Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Kadisbudpar) Provinsi Sumsel, Aufa Syahrizal, S.P, M.Sc di aula Opi Mall, Banyuasin, Sabtu (17/4).

Turut hadir diantaranya salah satu Pembina Festival Palembang Darussalam, Sultan Palembang Darussalam Sultan Mahmud Badaruddin IV Jaya Wikrama, Raden Muhammad Fauwaz Diradja, S H.,M.Kn, Ketua Kerukunan Keluarga Palembang (KKP) Penanggung Jawab Festival Darussalam Ir. Kgs. H. Abdul Rozak, M.SC ,  Budayawan Palembang Yai Beck, Staf khusus Gubernur Sumsel bidang pariwisata Abdul Aziz Kamis, Staf khusus Gubernur Sumsel bidang  kebudayaan Hidayat Comsu, Tenaga khusus Gubernur Sumsel bidang kepariwisataan, Herlan Aspiudin , Ketua DKKS Sumsel RH Syahril Erwin SE  , Ketua DKP Palembang  Iqbal Rudianto, Kepala Dinas Pariwisata Palembang Isnaini Madani, Ketua Dewan Adat Sumsel Albar  S Subari SH SU, Owner dari  Mediatour Travel Services, Ari Afrizal.

Menurut SMB IV , Festival Palembang Darussalam (FPD) XIX tahun 2021   diselenggakan oleh KKP berkerjasama dengan Kesultanan Palembang Darussalam dan  ormas-ormas Palembang lainnya .

“ Yang tujuan utamanya memperlihatkan  wong Palembang ini kompak dan inilah ajang wong kito ini  kompak  dan bisa melaksanakan acara secara bersama-sama, walaupun banyak ormas di Palembang tapi  kita bisa berkerjasam dan melakukan kegiatan yang sifatnya memberikan edukasi dan juga wawasan wong kita banyak beragam budaya, beragam keseniannya  yang bisa menjadi perekat bagi kita semua,” katanya.

Baca:  Serunya Melihat Sultan Mahmud Badaruddin IV Memancing

Dia melihat kegiatan ini sudah cukup maksimal walaupun tengah pendemi Covid-19 tapi kedepan jika tidak pandemi covid -19 bisa dilakukan ditempat terbuka dan lebih besar lagi  baik pembukaan dan penutupannya.

“ Memang kebiasaannya kita lakukan di malam hari tapi karena ini era pandemi kita melakukannya di siang hari untuk menghindari peningkatan  covid-19,” katanya.

Dia berharap kedepan  kegiatan ini  bukan hanya untuk wilayah Sumsel tapi bisa go internasional  dan menjadi agenda rutin dicatat oleh Kementrian  dan bisa menjadi even internasional.

Kadisbudpar  Provinsi Sumsel, Aufa Syahrizal, S.P., M.Sc mengatakan, dari hasil audiensi panitia Festival Palembang Darussalam kepada Gubernur Sumsel kemarin  Gubernur akan mendukung semaksimal mungkin  apapun dilakukan KKP khususnya berkaitan Festival Palembang Darussalam.

Menurutnya, gubernur tidak mau ecek-ecek , Festival ini disamping mengangkat budaya  kota Palembang itu sendiri juga marwah budaya , jadi jangan sampai  kegiatan ini hanya sekedar seremonial  saja tapi harus dibuktikan bahwa Sumsel memiliki kekayaan budaya.

Baca:  SMB IV Prihatin Masih Banyak Mahasiswa Tidak Mengerti Sejarah dan Budaya Palembang

Nanti untuk penutupan  , menurutnya, Gubernur Sumsel meminta semua kegiatan penutupan Festival Palembang Darussalam nanti di kondisikan sedemikian rupa  bila perlu para perantau-perantau , orang-orang Palembang di perantauan diundang untuk kembali untuk mengikuti  kegiatan ini.

“ Kami siap membantu kita kondisikan sedemikian rupa agar kegiatan penutupan penutupan Festival Palembang Darussalam XIX lebih meriah dan kami akan berusaha untuk mendapatkan dukungan  dari Kementrian , kalau perlu Sandiaga Uno kita hadirkan  untuk memeriahkan ini, kita akan coba lobi agar acara kita lebih gebyar,” katanya.

Ketua Kerukunan Keluarga Palembang (KKP) Penanggung Jawab Festival Darussalam Ir. Kgs. H. Abdul Rozak, M.SC mengatakan, Festival ini sudah berlangsung 19 kali  dan  umurnya sudah 20 tahun lebih .

“ KKP dalam idenya melaksanakan  Festival Darussalam ini  kita ingin menggali budaya Palembang itu , kalau bisa dicatatkan menjadi satu dokumen sehingga anak cucu kita mengerti tentang budaya Palembang itu , kalau kekuatan kita sendiri di masyarakat memang tidak bisa maka harus ada sentuhan dari pemerintah provinsi  dan pemerintah kota, dan sejauh ini yang ke 19 kali Pemerintah Provinsi  membantu kita , kami berterima kasih sekali pak Gubernur sangat apresiasi dan semua ini juga ada DPRD  kita masukan dan DPRD Sumsel memonitor itu dan pak Aufa juga sangat kuat dengan kebudayaan itu , dengan kekuatan itu semua bisa terlaksana,” katanya.

Baca:  RM Fauwaz Diraja SH Mkn: Perlu Membangun Sinergisitas IPPAT Kota Palembang Besama Dispenda dan BPN

Dia mencontohkan dalam rangkaiatan Festival kemarin ada kegiatan pelatihan melipat tanjak dan membuat gandik yang diikuti kalangan anak muda yang dinilainya kebudayaan tersebut harus dilestarikan.

“ Kita harapkan Festival Palembang Darussalam lebih meriah lagi  seperti dulu menteri bisa datang,” katanya.

Untuk menutupan Festival Palembang Darussalam akan dilangsungkan di Griya Agung Palembang  Juni 2021.

Rozak mengatakan, dalam kegiatan festival tersebut mengusung kegiatan asli Palembang seperti lomba kuliner khas Palembang, pelatihan melipat tanjak dan membuat gandik, lomba sarofal anam, lomba lagu Palembang, lomba MTQ dan Azan dan lomba rebana.

Diakhir acara di bagikan hadiah  pemenang lomba kuliner khas Palembang dan dilanjutkan lomba melukis dan mewarnai tingkat anak-anak.#osk