Ultimate magazine theme for WordPress.

Pelaku Penganiayaan Perawat RS Siloam Sriwijaya Diamankan

Jajaran Satreskrim Polrestabes Palembang berhasil mengamankan JT (35) yang diduga menjadi pelaku penganiayaan terhadap seorang perawat RS Siloam Palembang. (BP/IST)

Palembang, BP- Jajaran Satreskrim Polrestabes Palembang berhasil mengamankan JT (35) yang diduga menjadi pelaku penganiayaan terhadap seorang perawat Rumah Sakit (RS) Siloam Sriwijaya, Palembang.

Pelaku diamankan dikediamannya Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) oleh jajaran Satreskrim Polrestabes Palembang yang dipimpin langsung Kasat Reskrim Kompol Tri Wahyudi, Jumat (16/4) sekira pukul 20.00.

Untuk proses penyelidikan pelaku saat ini sedang dimintai keterangannya oleh Satreskrim terkait dugaan penganiayaan yang dilakukannya tersebut. “Kita masih dalami dan meminta keterangan, motif atau asal mula mengapa sampai terjadi insiden di Rumah Sakit,” kata Tri.

Lanjutnya, untuk saat ini yang bersangkutan masih kooperatif dan bersedia memberikan keterangan kepada polisi.

Baca:  HP Perawat RS Siloam Dirampas Lalu Dibanting

Kepala Unit Pidum Satreskrim Polrestabes Palembang Ajun Komisaris Robert P Sihombing membenarkan penangkapan tersebut. Robert langsung memimpin penangkapan tersebut setelah mengantongi alat bukti yang cukup

“Pelaku sudah ditangkap di kediamannya dan sekarang sedang diperiksa,” ujar Robert.

Diketahui, salah satu perawat di RS Siloam Sriwijaya Palembang, Christina Ramauli S (28) melaporkan salah satu keluarga pasien berinisial JT ke Polrestabes Palembang karena telah menganiaya dirinya, Jumat (16/4). Akibat kejadian tersebut, Christina mengalami luka lebam di wajah dan perut.

Video kekerasan yang dialami Christina viral di media sosial setelah diunggah oleh akun instagram @perawat_peduli_palembang. Dalam video berdurasi 35 detik tersebut, terlapor JT yang mengenakan topi putih dan kaos merah terlihat menjambak Christina yang baru saja dibantu berdiri dari posisi duduk oleh rekannya.

Baca:  Penangguhan Penahanan JT Ditolak

Tampak petugas keamanan dan pengunjung rumah sakit melerai dan mencegah JT untuk kembali menganiaya Christina. Korban pun kemudian berlari meninggalkan JT untuk menyelamatkan diri.

JT pun sempat mengaku sebagai anggota polisi saat berupaya dilerai. Hal tersebut diakui oleh para perawat dan petugas keamanan yang ada pada saat JT menganiaya perawat Christina Ramauli.

Baca:  JT Penganiaya Perawat RS Siloam Sriwijaya Minta Maaf Kepada Korban

Saat ini perawat Christina sedang dirawat karena luka yang dialaminya. Korban pun mengalami trauma psikis usai kejadian tersebut. Manajemen RS sudah menyerahkan bukti rekaman CCTV dan para perawat yang menjadi saksi kejadian untuk melengkapi berkas perkara yang diperlukan kepolisian.#osk

 

 

Jangan Lewatkan
Komentar Anda
Loading...