Aset Tersangka Dugaan Korupsi Masjid Sriwijaya, Edy Hermanto Disita

64

ASET milik tersangka dugaan korupsi pembangunan Masjid Sriwijaya, Edy Hermanto disita oleh pihak Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sumsel, Jumat (16/4).(BP/IST)

Palembang, BP- ASET milik tersangka dugaan korupsi pembangunan Masjid Sriwijaya, Edy Hermanto disita oleh pihak Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sumsel, Jumat (16/4).

Diketahui, penyidik melakukan penyitaan terhadap 7 aset bangunan beserta tanah milik tersangka Eddy Hermanto.

Terdiri atas Ruko pertama terletak di Jalan Kebon Sirih Rt1 Rw 1, Kelurahan Bukit Sangkal Kec Kalidoni. Bangunan tersebut terdiri dari tiga lantai berwarna merah dan ditempatkan sebagai usaha laundry milik tersangka Edy Hermanto.

Untuk Ruko kedua beralamatkan di Jalan MP Mangkunegara Rt 5 Rw 1, Kelurahan Bukit Sangkal, Kecamatan Kalidoni. Bangunan Ruko ini terdiri dari tiga unit, dan ada satu yang dipakai unutk usaha Vape.

Untuk ruko terakhir terletak di Jalan Residence Abdul Rozak Rt 45 Rw 09, Kelurahan Bukit Sangkal, Kecamatan Kalidoni Kota Palembang. Di jalan Abdul Rozak ini didapati 3 unit bangunan yang disatukan untuk sebuah kantor swasta milik tersangka Edy Hermanto.

Penggeledahan dan penyitaan dilaksanakan dari pukul 10.00 pagi dan kegiatan yang dilaksanakan oleh tim penyidik Kejati Sumsel ini pun didampingi oleh Lurah daerah setempat.

Kasi Penkum Kejati Sumsel, Khaidirman mengatakan, tidak menutup kemungkinan akan adanya penyitaan serupa pada aset milik 3 tersangka lain dalam perkara ini.

“Kita masih melakukan asset tracing (penelusuran aset) terhadap aset-aset tersangka yang lain. Kalaupun ada yang lain, ya tidak menutup kemungkinan (akan dilakukan penyitaan),” ujarnya saat ditemui setelah penyitaan aset milik tersangka Eddy Hermanto, Palembang.

Dikatakan Khaidirman, untuk mengetahui kepastian aset tersebut apakah benar milik tersangka Eddy Hermanto, penyidik sudah melakukan penelusuran melalui kerja sama dengan sejumlah pihak terkait.

“Diantaranya kita bekerja sama dengan BPN dan diketahuilah bahwa barang tidak bergerak yang kita sita ini adalah milik tersangka Eddy Hermanto ataupun keluarganya. Atas dasar itulah kita menyatakan bahwa ini adalah milik yang bersangkutan,” ujarnya.#osk