Martina di Temukan Gantung Diri

55

Kapolrestabes Palembang Kombes Pol Irvan Prawira Satyaputra(BP/IST)

Palembang, BP- Martina (24) warga Kelurahan Bukit Sangkal, Kecamatan Kalidoni, Palembang, Kamis, (15/4) ditemukan gantung diri.

Menerima laporan ada masyarakat melakukan gantung diri, petugas piket SPKT, Reskrim Pidsus, dan Unit Identifikasi Polrestabes Palembang langsung meluncur ke lokasi gantung diri, dan melakukan olah TKP sebelum akhirnya jenazah dibawa ke RS Bhayangkara Palembang.

Informasi yang dihimpun, pada saat sebelum melakukan aksi gantung diri, korban sedang berada di rumah bersama ayah korban.

Baca:  Temukan Orang Gantung Diri Saat Buang Bangkai

Barulah sekira pukul 08.00 , ayah korban hendak pergi kekantor pos untuk mengantarkan paket.

Saat itu korban terlihat sedang bermain handphone, lalu ayah ini pergi keluar rumah.

Korban sendirian di dalam rumah, barulah sekitar jam 09.00, ibu korban pulang ke rumah sehabis kerja sebagai tukang cuci.

Saat ibu korban masuk ke dalam rumah dan mencari korban, dan terkejut melihat anaknya sudah tergantung dengan kain terlilit di lehernya.

Baca:  Ketua RT Pilih Gantung Diri

Posisi masih tergantung dengan kain yang diikat pada balok kayu atas rumah.

“Tidak tahu apa persis persoalannya hingga anak saya meninggal gantung diri, saya habis pulang kerja sudah mendapati dia tergantung.

Sebelumnya berdua ayahnya namun ayahnya pergi mengantar paket, dia jadi sendirian dirumah.

Ketika melihat sudah tergantung saya langsung saja meminta pertolongan dan hingga polisi tiba di rumah,” katanya.

Baca:  Kehilangan Rp15 Juta, Sulai Nekat Gantung Diri di Pohon Petai

Kapolrestabes Palembang Kombes Pol Irvan Prawira Satyaputra  melalui Kasubbag Humas Polrestabes Palembang Kompol M Abdullah membenarkan adanya penemuan kejadian gantung diri.

“Anggota piket sudah meluncur ke TKP dan melakukan olah TKP. Untuk dilakukan pengecekan awal dilokasi tidak ada tanda kekerasan di tubuh korban,” katanya.#osk