Ditodong  di Atas Jembatan Ampera

49


RAS (22) warga Kecamatan Bukit Kecil Palembang menjadi korban penodongan saat melintas di jembatan Ampera, Rabu (14/5) sekira pukul 20.05.(BP/IST)

Palembang, BP- RAS (22) warga Kecamatan Bukit Kecil Palembang menjadi korban penodongan saat melintas di jembatan Ampera, Rabu (14/5) sekira pukul 20.05.

Dimana korban ditodong oleh tiga orang menggunakan senjata tajam. Bahkan korban diancam akan dibunuh jika tidak memberikan harta benda yang dimiliki.

Akibatnya korban kehilangan dompet yang berisikan uang tunai Rp 150 ribu, surat menyurat seperti KTP, NPWP, SIM C, Id Card Kerja, ATM Bank Sinarmas, dan lainnya.

Baca:  Sembunyi di Rumah Pacar, Penodong Pelajar Diringkus

Kejadian sendiri bermula saat korban berjalan di atas Jembatan Ampera, lalu dihadang oleh tiga orang laki-laki. Korban langsung dipegang oleh dua orang hingga tak bergerak, sedangkan satu orang lainnya menodongkan senjata tajam.

Korban yang ketakutan dengan ancaman pembunuhan akhirnya menyerahkan dompet. Saat pelaku ingin mengambil Hp, korban melawan dan akhirnya dipukul. Setelah itu ketiga pelaku langsung pergi begitu saja.

Baca:  Sembunyi di Rumah Pacar, Penodong Pelajar Diringkus

“Saya pulang kerja pak, ditodong di atas Ampera oleh 3 orang laki laki. Dompet saya yang diambil, satu pelaku saya ingat ciri cirinya berbaju kaos warna putih dan celana pendek hitam, tangan kiri penuh tato, badan tegap dengan tinggi sekitar 165 cm,” kata korban saat memberikan keterangan kepada petugas piket SPKT Polrestabes Palembang.

Baca:  Sembunyi di Rumah Pacar, Penodong Pelajar Diringkus

Kasubbag Humas Polrestabes Palembang Kompol M Abdullah membenarkan adanya laporan korban pencurian dengan kekerasan Pasal 365 KUHP. “Laporan sedang ditangani Satreskrim, cepat atau lambat pelaku akan ditangkap,” katanya.#osk