Ultimate magazine theme for WordPress.

Fraksi Golkar DPRD Sumsel Minta Oknum Tidak Bertanggung Jawab Hentikan Sebar Meme H Alex Noerdin

Sekretaris Fraksi Golkar  DPRD provinsi Sumsel, Habsi Assadiki didampingi Wakil ketua Fraksi Golkar DPRD Sumsel, Nadia Basyir dan anggota Fraksi Golkar David Hadrianto Aljufri (HDA) di gedung DPRD Sumsel, Rabu (14/4).(BP/DUDY OSKANDAR)

Palembang, BP- Munculnya meme  yang menyudutkan dan mengkaitkan dengan dugaan korupsi pembangunan Masjid Sriwijaya  terhadap mantan Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) dua periode yang kini duduk sebagai Anggota DPR RI yang juga Wakil Ketua Komisi VII DPR RI, H Alex Noerdin,SH membuat gerah Fraksi Golkar DPRD Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel).

Fraksi Golkar DPRD Sumsel secara resmi  meminta kepada oknum yang tidak bertanggung jawab, untuk menghentikan menyebarluaskan gambar meme terkait anggota DPR RI Alex Noerdin yang menyebar di grup WhatsApp dan media sosial (medsos).

“Kami minta kepada oknum tidak bertanggung jawab untuk menghentikan meme tersebut  kepada Ketua Dewan Pertimbangan DPD Golkar Sumsel pak Alex Noerdin,” kata Sekretaris Fraksi Golkar  DPRD provinsi Sumsel, Habsi Assadiki didampingi Wakil ketua Fraksi Golkar DPRD Sumsel, Nadia Basyir dan anggota Fraksi Golkar David Hadrianto Aljufri (HDA) di gedung DPRD Sumsel, Rabu (14/4).

Menurut Hasbi, meme tersebut sangat merugikan Alex Noerdin ditengah masyarakat, dan ini tidak menutup kemungkinan akan dibawah ke ranah oknum.

“Sudah melakukan koordinasi dengan penasehat hukum, bahwah akan dilaporkan ke pihak kepolisian, karena melanggar UU ITE,” ucap Hasbi.

Baca:  Alex Noerdin Kembali Gulirkan Paket Bantuan Ramadhan

Diungkapkan Hasbi, adanya meme tersebut menjadikan kader Golkar yang ada di di Sumsel resah, sehingga pihaknya mendesak untuk segera melakukan penghentian, karena ini adalah fitnah.

Hal senada dikemukakan Wakil Ketua Fraksi Golkar DPRD Sumsel, Nadia Basyir menambahkan, jika adanya meme yang terkesan “memvonis” mantan Gubernur Sumsel itu sangat disayangkan, karena Alex Noerdin telah berjasa bagi masyarakat Sumsel karena telah membangun Sumsel selama 10 tahun menjadi gubernur Sumsel.

“Beliau sangat terhormat, dan dengan meme ini akan menimbulkan opini yang tidak baik di tengah masyarakat,” tandas Nadia yang juga menjabat sebagai Bendahara DPD Partai Golkar Sumsel ini.

Sedangkan anggota Fraksi Golkar DPRD sumsel  David Hadrianto Aljufri (HDA) juga mengamini, jika kurun dua hari terakhir publik Sumsel khususnya kader Golkar diliputi perasaan gusar akibat tersebarnya meme yang mengaitkan Alex Noerdin.

“Jelas itu merupakan pelanggaran UU ITE, karena apapun hasilnya stop meme biarlah proses hukum yang menentukan,” kata  HDA yang juga ketua DPD Partai Golkat Empat Lawang ini.

Baca:  Sumsel Dijatah 800 Titik Lampu PJUTS

Sebelumnya, anggota DPR RI yang juga Wakil Ketua Komisi VII DPR RI, H Alex Noerdin,SH gerah dengan munculnya meme yang menampilkan foto dirinya yang disebar pihak yang tak bertanggungjawab melalui media sosial. Karenanya, melalui kuasa hukumnya, Adv.Redho Junaidi,SH,MH dan Kgs Riduan Said,SH dari Kantor Advokat Polis Abdi Hukum Polis Abdi Hukum bakal melaporkan permasalahan ini kepada aparat penegak hukum untuk diproses sesuai aturan hukum yang berlaku.

“Sebelumnya, kami yang telah mendapatkan kuasa dari klien kami (H Alex Noerdin,red) sudah lebih dulu melakukan konseling kepada penyidik Satreskrim Polrestabes Palembang. Yang dalam waktu dekat bakal melaporkan kasus ini ke aparat kepolisian,” kata Redho ditemui di kantornya Wisma Stihpada di Jalan Sukabangun 2,  Selasa (13/4).

Menurut Ridho, dari penjelasan yang disampaikan kliennya, kali pertama dirinya mendapatkan kiriman potongan layar (screenshot) pesan singkat whatapss pada 9 April 2021 sekitar pukul 17.00 . Dimana, di dalam screenshot grup WA KONI Sumsel 2021-2024 tersebut terdapat foto Alex Noerdin yang diduga tengah di wawancarai awak media. Namun yang disayangkan di dalam foto tersebut diedit seolah-olah ada perbincangan antara Alex dengan wartawan yang tengah mewawancarainya. Yang isinya : Balekkela mang duit masjid tu tebuang kau. Yang selanjutnya ada dijawab Cakmano Lur La abis.

Baca:  Tim “Melanjutkan  Pangabdian” Alex Noerdin, Salurkan Paket Beras Untuk Warga Sungai Musi

“Hal inilah yang sangat disayangkan oleh klien kami yang merendahkan harkat dan martabatnya. Seolah-olah yang dengan sengaja membuat meme tersebut mendahului proses hukum yang saat ini tengah berjalan,” kata Redho.

Dalam laporannya nanti, Redho menyebut akan melaporkan si pembuat dan penyebar meme tersebut dengan Pasal 45 ayat 3 UU Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE) mengenai pencemaran nama baik dengan ancaman pidana penjara empat tahun. Ditanya meski nantinya kasus ini akan dilaporkan ke aparat kepolisian apakah tidak tertutup kemungkinan sekiranya pelaku beritikad baik untuk menyelesaikan permasalahan ini secara kekeluargaan, Redho mengakui segala kemungkinan akan tetap ada.

“Terlebih di bulan ramadhan ini, tapi ini sekaligus sebagai efek jera terhadap pihak-pihak lain agar bijak dalam ber sosial media,” katanya.#osk

 

Jangan Lewatkan
Komentar Anda
Loading...