Perampas HP di Tembak

66

Perampas HP di Tembak

Palembang  BP- Rico (23) salah satu pelaku pencurian dengan kekerasan ini harus merasakan timah panas di betisnya, karena berusaha kabur saat akan ditangkap.

Warga Jalan Dr M Isa Lorong Subuh, Kelurahan Kuto Batu, Kecamatan IT II Palembang ini

di tangkap Sabtu (10/4) sekira pukul 12.30  karena merampas Handphone seorang pelajar KM (12) warga Jalan Di Panjaitan, Lorong Jaya Kelurahan 13 Ulu,Kecamatan SU II Palembang.

Perampasan Hp korban terjadi saat korban sedang berada di Taman Skateboard Jalan Palembang Darussalam Kelurahan 19 Ilir, Kecamatan Bukit Kecil Palembang, Minggu (21/3) sekira pukul 06.30.

Kapolrestabes Palembang Kombes Pol Irvan Prawira Satya Putra melalui Kasat Reskrim Polrestabes Palembang Kompol Tri Wahyudi didampingi Kanit Ranmor Iptu Irsan Ismail dan Kasubnit Opsnal Ranmor Ipda Jhony Palapa membenarkan telah menangkap satu dari dua pelaku yang merampas Handphone milik seorang pelajar.

“Pelaku memang sudah menjadi target operasi dalam operasi sikat Musi 2021, dan telah ditangkap Opsnal Unit Ranmor. Pada saat akan ditangkap pelaku berusaha melarikan diri, maka diambil tindakan tegas terukur,” katanya.

Tri meneruskan, kalau pelaku Rico melancarkan aksi kejahatan bersama temannya DPO inisial CI. Mereka dengan modus mendekati korban yang sedang ada di TKP bermain skateboard, lalu berpura pura ingin memfoto korban dengan handphone korban.

“Mereka naik motor dan satu orang turun sedangkan satunya menunggu di atas motor, lalu memaksa kepada korban untuk memfoto menggunakan HP korban yang ada dipegangnya,” kata tri.

Lanjut Tri, tetapi saat itu korban tidak mau, namun pelaku memaksa lalu mengancam akan membunuh korban. Kemudian merampas HP yang dipegang korban, sambil mencekik dan memegang pergelangan tangan korban hingga lecet.

“Pelaku langsung pergi sambil membawa HP merek Vivo Y91C warna merah, korban akhirnya membuat laporan melalui orang tuanya ke Polrestabes Palembang dengan kerugian Rp 1,8 juta. Akibat ulahnya pelaku akan disangkakan pasal 365 KUHP dengan ancaman penjara di atas 5 tahun,” ujar Kompol Tri.

Sementara, Rico saat ditemui mengakui perbuatannya telah merampas HP bersama temannya CI, “Terpaksa pak melakukan ini, butuh uang untuk membeli makanan dan minuman,” kata buruh ini.#osk