Ketua DPD RI Dorong Penyuluh Pertanian Adaptasi Teknologi Digital

87

AA LaNyalla Mahmud Mattalitti

Jakarta,BP–Ketua DPD RI, AA LaNyalla Mahmud Mattalitti meminta kepada penyuluh pertanian untuk terus meningkatkan kapasitas diri beradaptasi dengan teknologi digital. Sebab, dinas pertanian telah memiliki Sistem Informasi Manajemen Penyuluhan Pertanian (Simluhtan) yang terkoneksi secara digital ke Kementerian Pertanian.
Dikatakan, penyuluh pertanian dituntut menguasai dan mampu menggunakan teknologi digital untuk mempermudah peningkatan produksi dan efisiensi kegiatan pertanian, khususnya komoditas pangan.
Saat ini dinas-dinas pertanian telah menggunakan Simluhtan yang terkoneksi secara digital yang harus dikuasai penyuluh. Jadi, penguasaan teknologi digital satu keharusan yang tak bisa dielakkan.
Menurut dia, penyuluh merupakan ujung tombak pejuang kemajuan pangan. “Jadi selayaknya akrab dengan teknologi digital agar memudahkan kinerja. Saya mendorong agar para penyuluh terus meningkatkan kemampuan dan kapasitas diri sebab kualitas SDM akan berbanding lurus dengan produktivitas,” tegas Senator dari Jatim tersebut di Jakarta Kamis (8/4).
Dia menilai, pertanian kita sudah mulai bertransformasi dari pola tradisional ke sistem modern. Sistem pertanian modern itu ditandai dengan penggunaan teknologi. Apalagi di era industri 4.0 ini hampir seluruh sektor terkoneksi dengan digitalisasi. “Maka suatu keharusan bagi penyuluh untuk menguasai teknologi,”kata LaNyalla.
Sebelumnya, Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo meminta penyuluh pertanian yang telah berstatus Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) untuk beradaptasi dengan kemajuan teknologi. Karena, penggunaan teknologi digital menjadi faktor penting meningkatkan produksi dan efisiensi dalam kegiatan pertanian khususnya komoditas pangan.
Syahrul mengatakan saat ini mengelola pertanian bisa dilakukan melalui ponsel. Teknologi artificial intelligent (AI) serta fasilitas pencitraan satelit yang sudah disediakan pemerintah harus dimanfaatkan semaksimal mungkin oleh penyuluh pertanian.
Adapun pemerintah pusat, akan mengontrol kegiatan pertanian melalui Agriculture War Room (AWR) sehingga setiap permasalahan teknis di berbagai daerah bisa ditangani dengan cepat.#duk

Baca:  Ketua DPD RI: Kampus Sumber Ilmu dan Kreativitas