Ultimate magazine theme for WordPress.

Bamsoet Ajak Kembangkan Sport Tourism

Bambang Soesatyo

Jakarta, BP–Ketua MPR RI sekaligus Ketua Umum Ikatan Motor Indonesia (IMI) Bambang Soesatyo mengatakan, pengembangan industri olahraga mempunyai dimensi luas. Membawa dampak besar secara sosial, ekonomi, budaya, termasuk memperkuat rasa nasionalisme, dan mempromosikan negara di kancah internasional.

“Narasi ini dapat dirasakan secara nyata, misalnya dalam konsep sport tourism. Dimana kolaborasi acara olahraga diselenggarakan secara terpadu dan terintegrasi dengan promosi destinasi wisata, sehingga menghasilkan multiplier effects yang sangat bermanfaat. Tidak saja bagi pemberdayaan ekonomi masyarakat, namun bagi kepentingan peningkatan citra dan image negara di mata dunia,” ujar Bamsoet dalam Webinar ‘Sport Law – A Foundation of Sport Industry in Modern Economy’ yang diselenggarakan Ikatan Alumni Fakultas Ekonomi Universitas Parahyangan, secara virtual di Jakarta, Kamis (8/4).

Baca:  Bamsoet: MPR RI Tidak Pernah Bahas Masa Jabatan Presiden Tiga Periode

Bamsoet yakin industri olahraga semakin memperoleh tempat dalam percaturan ekonomi global dan nasional. Merujuk pada perekonomian global, kontribusi industri olahraga terhadap GDP dunia ternyata sangat signifikan.

Tahun 2019 industri olahraga menghasilkan USD 700 miliar dalam bentuk sportswear dan apparel serta equipment, dan menjadi salah satu penyumbang penting terhadap GDP dunia. Namun harus diakui kontribusi tersebut masih terkonsentrasi lebih banyak diberikan negara maju.

Oleh sebab itu, Indonesia tidak boleh tertinggal.
Menurut dia, sudah saatnya Indonesia membina dan mendorong lebih banyak pertumbuhan industri olahraga. Mempunyai jumlah penduduk lebih dari 270 juta, dengan iklim tropis yang hangat, Indonesia telah memiliki beberapa Peraturan Pemerintah, Peraturan Presiden, dan Peraturan Menteri sebagai aturan turunan Undang-Undang.

Baca:  Ketua MPR Tegaskan Setiap Warga Negara Wajib Ikut Bela Negara

“Namun banyaknya rujukan legal tersebut tidak serta merta membuat industri olahraga berkembang pesat. Beberapa kendala yang masih dihadapi antara lain belum tingginya kesadaran tentang manfaat olahraga dari aspek nilai ekonomi, masih terbatasnya pelaku industri olahraga berskala besar dengan kapabilitas manajerial dan SDM yang profesional, masih adanya ketergantungan impor pada beberapa produk industri olahraga, serta belum terbentuknya kemitraan lintas sektoral yang handal dan terintegrasi,” jelas Bamsoet.
Dikatakan, perlu dibangun kesadaran kolektif untuk mengembangkan industri olahraga sebagai hak bagi setiap warga negara. Dimana pemerintah mempunyai kewajiban membina dan mendorong pengembangan industri sarana olahraga dalam negeri, dengan cara memberikan kemudahan pembentukan sentra pembinaan dan pengembangan industri olahraga.

Baca:  Ketua MPR: Membangun Indonesia Perlu Komitmen Kebangsaan

“Saya yakin, dengan terbangunnya kesadaran kolektif tersebut, maka cita-cita mewujudkan industri nasional yang maju dan berdaya saing akan dapat kita wujudkan. Serta membawa dampak positif memajukan perekonomian nasional,” papar mantan Ketua DPR tersebut.#duk




Jangan Lewatkan
Komentar Anda
Loading...