Pupuk Langka, Petani Ngadu Ke DPRD Sumsel 

90

BP/DUDY OSKANDAR
H Junaidi SE

Palembang, BP

Kelangkaan pupuk menjelang musim tanam dikeluhkan oleh sebagian besar petani sawah di Sumsel. Termasuk petani yang ada di Kabupaten OKI dan OI.

Koordintaor dapil III DPRD Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) ,  H Junaidi SE mengatakan, saat reses petani disejumlah Kecamatan mengeluhkan masakan kelangkaan pupuk yang kerap terjadi pada saat musim tanam.

Baca:  Perkerjakan Tenaga Asing Tanpa Izin, Komisi V DPRD Sumsel Panggil Manajemen PT SGLPI

“Menurut warga masalah kelangkaan pupuk ynng sering terjadi saat musim tanam. Kalapun ada, harganya mahal dan sangat memberatkan petani,” ujar Junaidi yang berjanji akan menyampaikan aspirasi ini kepada pihak terkait, Selasa (6/4).

Namun kata Junaidi, kelangkaan  pupuk urea tidak hanya terjadi di Sumatera Selatan saja, tetapi hampir seluruh Indonesia mengalami kelangkaan terhadap pupuk urea tersebut.

Baca:  Melonjak 48 Kasus di 16 Juli, Pasien Covid-19 Sumsel Jadi 2.832

“Jadi bukan hanya di desa Tebing Grinting saja, tapi ini seluruh ya. Nanti kita akan bantu mencari solusinya,” katanya.

Sementara  menurutnya dalam reses banyak aspirasi  yang di sampaikan warga  dan warga berharap bisa terealisasi.#osk