Mantan Plt Sekda Sumsel Diperiksa Kejati Sumsel

65

BP/IST
Mantan Plt Sekda Provinsi Sumsel  Joko Imam Santoso

Palembang, BP

Mantan Plt Sekda Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel)  Joko Imam Santoso kembali diperiksa tim Penyidik Kejaksaan Tinggi Sumatera Selatan (Sumsel) guna melengkapi berkas perkara dugaan korupsi dana hibah Masjid Raya Sriwijaya.

Joko sendiri usai diperiksa sekira pukul 15.45 Joko keluar dari gedung Kejati Sumsel dengan menggunakan baju batik berwarna kuning.

Joko Imam Santoso mengaku ia di dicecar sebanyak 7 pertanyaan oleh tim penyidik Kejati Sumsel. “Saya diperiksa hanya 1 jam saja dan ditanyai 7 pertanyaan,” katanya.

Mengenai prosedur penyaluran dana hibah sebesar Rp 130 milyar, diakuinya semua sudah sesuai prosedur. “Insya Allah semuanya sudah prosedur,” katanya..

Ia juga menyatakan bahwa dirinya diperiksa guna melengkapi berkas keempat tersangka yang telah ditetapkan oleh tim penyidik Kejati Sumsel dalam permasalahan korupsi Masjid Sriwijaya. Diakuinya juga bahwa dirinya sudah ketiga kalinya diperiksa tim penyidik kejati Sumsel.

Seperti diketahui, alokasi dana pembangunan Masjid Raya Sriwijaya itu menggunakan dana hibah dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumsel tahun anggaran 2016 hingga 2017 sebesar Rp130 miliar.

Dana tersebut diperuntukkan untuk penimbunan lokasi serta konstruksi beton sampai atap. Akan tetapi dalam perjalanannya, penyidik mencium adanya kejanggalan yang terjadi. Pasalnya, dalam penilaian fisik bangunan masjid tersebut, penyidik menduga tidak sesuai dengan nilai kontrak.

Sementara hingga saat ini, kondisi pembangunan Masjid Raya Sriwijaya belum terlihat jelas bentuknya alias terbengkalai. #osk