10 Ribu Daftar Tunggu, PDAM Janjikan Tambah Kapasitas Air 500 Liter per Detik

67

Palembang, BP–Masih banyaknya masyarakat Kota Palembang yang belum mendapatkan saluran air bersih bahkan daftar tunggu mencapai 10 ribu Kepala Keluarga (KK), PDAM Tirta Musi menjanjikan akan memenuhinya dengan menambah kapasitas air 500 liter perdetik akhir 2021.

Direktur Utama PDAM Tirta Musi Andi Wijaya mengatakan, kapasitas air saat ini 4300 liter perdetik untuk melayani lebih kurang 293 ribu sambungan langganan (SL). Jumlah tersebut masih kurang terutama untuk mengaliri kawasan pinggiran kota.

Baca:  Pengerjaan Pipa Pelanggan PDAM AAL dan Karang Anyar Puasa Air Bersih

“Akhir tahun ini akan ditambah peningkatan kapasitas akan terealisasi 500 liter perdetik untuk mengcover 80 ribu pelanggan, saat ini masih dalam proses,” katanya, katanya usai meresmikan gedung Graha Tirta Musi Palembang, Selasa (6/4/2021).

Kawasan yang masih belum teraliri air bersih dari PDAM ini terutama kawasan sebelah barat Kota Palembang seperti Talang Jambe, juga Tanjung Barangan. Nantinya setelah terealisasi maka aliran air akan difokuskan ke wilayan tersebut.

Baca:  17.054 Pelanggan Kembali Bayar Air Sesuai Kubikasi Pemakaian

“Sementara untuk bagian Timur Palembang seperti Sematang Borang, Mata Merah kita akan mintakan pendanaan dari pusat,” katanya.

Saat ini, daftar tunggu pelanggan PDAM masih 10 ribu KK lagi dari awalnya 15 ribu KK. Sementara saat ini 5000 KK daftar tunggu sudah tuntas termasuk diantaranya yang berada di kawasan Talang Jambe dan Tanjung Barangan.

“Diresmikannya Graha Tirta Musi ini sebagai pendukung kegiatan yang dilakukan PDAM. Karena ruangan yang dimiliki sebelumnya berkapasitas 20 orang, ini bisa sampai 100 orang,” katanya.

Baca:  Lagi Alasan Perbaikan Pipa

Sementara itu Walikota Palembang Harnojoyo mengatakan, pihaknya menargetkan awal 2023 distribusi melampaui dari kebutuhan. Selain itu, pembanguna Embung 100 hektar di Pulokerto, Gandus akan menjadi proyek strategi nasional.

“Sehingga tidak sepenuhnya mengandalkan Sungai Musi untuk air baku. Jika Sungai Musi tidak bisa lagi dijadikan sebagai air baku, kita punya Embun 100 hektar,” katanya. #pit