Wakil Ketua MPR: Penyelamatan Korban Bencana Alam NTT Harus Segera Dilakukan

54

Lestari Moerdijat

Jakarta, BP–Wakil Ketua MPR Lestari Moerdijat mengatakan, langkah penyelamatan korban bencana alam dan penyaluran bantuan harus segera dilaksanakan di NTT dan NTB.
“Duka mendalam atas terjadinya banjir bandang, angin kencang, badai, dan tanah longsor di NTT.
Kami berharap pemerintah daerah maupun provinsi bisa segera memberikan bantuan pertama kepada masyarakat para korban,” kata Lestari di Jakarta, Senin (5/4).
Menurut Lestari, kekhawatiran mendalam terhadap bencana alam di NTT karena wilayah itu adalah wilayah kepulauan.
Sementara, seluruh pelayaran dan penerbangan berhenti beroperasi karena badai sehingga masyarakat korban bencana menjadi terisolasi.
Beragamnya jenis bencana alam yang dialami masyarakat NTT seperti banjir bandang, angin kencang, badai dan tanah longsor, kata dia menambah tingkat kesulitan melakukan penyelamatan korban.
Bahkan, alat-alat berat tidak bisa digerakkan karena harus melewati laut ke lokasi bencana, juga karena banjir atau lumpur yang tidak memungkinkan alat berat bekerja membebaskan material banjir dan mencari korban.
Data sementara BPBD Flores Timur per Minggu (4/4), korban meninggal di Kabupaten Flores Timur lebih dari 60 orang, di Kabupaten Lembata sekitar 20 orang, dan diperkirakan juga masih ada korban di kabupaten lain karena hujan deras beberapa hari terakhir.
Tingkat kesulitan yang tinggi melakukan pertolongan, lanjut Lestari diharapkan mampu diatasi dengan bantuan dari pemangku kepentingan di tingkat pusat dengan mengerahkan kapal-kapal ke lokasi bencana.
“Karena, bantuan berupa makanan, pakaian dan tenda-tenda darurat sangat diperlukan masyarakat yang terdampak saat ini, jelasnya.
Dia berharap, petugas di lokasi bencana tetap memperhatikan protokol kesehatan melakukan pertolongan di tempat pengungsian, agar bencana tersebut tidak menjadi sumber baru penyebaran Covid 19.#duk

Baca:  Ketua MPR Ingatkan Potensi Ancaman Bangsa