Kanwil III PT Yodya Karya Diperiksa Kejati Sumsel

19

BP/IST
Kasi Penkum Kejati Sumsel, Khaidirman

Palembang, BP

Setelah melakukan penggeledahan di bagian Kesra Pemprov Sumatera Selatan (Sumsel) dan Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Sumsel  , tim Kejaksaan Tinggi Sumsel kembali melakukan pemeriksaan saksi terkait dugaan korupsi pembangunan Masjid Sriwijaya, Kamis (1/4). 

Saksi yang diperiksa tim penyidik Kejati Sumsel tersebut yakni Kepala Wilayah (Kanwil) III PT Yodya Karya, Rihatmoko.

Baca:  Polda Sumsel Salurkan 1142 Paket Obat dan Vitamin Bagi Masyarakat Berdampak Pandemi Covid-19

 

Kasi Penerangan Hukum (Penkum) Kejati Sumsel, Khaidirman saat ditemui di Gedung Kejaksaan Tinggi.

“Betul hari ini kita memanggil Kepala Wilayah III PT Yodya Karya guna melengkapi berkas perkara tiga tersangka,” katanya.

Selain Rihatmoko, ada dua saksi lain yang diperiksa yakni Asrori dan Husni Alhuda yang merupakan kontraktor. “Ketiga saksi ini dipanggil guna melengkapi berkas tiga tersangka yang telah ditetapkan tim penyidik Kejati Sumsel,” kata Khaidiriman.

Baca:  HUT Ke 75 Kodam II Sriwijaya Berlangsung Sederhana

Ketiga saksi tersebut, Khaidirman menyatakan pernah dipanggil dan diperiksa oleh tim penyidik Kejati Sumsel terkait pembangunan Masjid Sriwijaya. “Mereka ini sebelumnya memang pernah diperiksa terkait permasalahan ini juga,” katanya.

Sebelumnya tim penyidik Kejati Sumsel melakukan penggeledahan di Biro Kesra dan kantor BPKAD Pemprov, Rabu (31/3) lalu.

Lebih lanjut ia menerangkan bahwa selain untuk melengkapi berkas keempat tersangka, penggeledahan ini juga dilakukan untuk memenuhi berkas tim penyidik Kejati.

Baca:  Kasus Covid-19 di Sumsel Terus Meningkat,   DPRD Sumsel Sebut Pemerintah Belum Maksimal

Hasil penggeledahan dua tempat itu, didapati satu buah koper berisikan berkas dan tiga kardus yang juga berisikan berkas perkara dugaan kasus korupsi Masjid Sriwijaya.#osk