Ultimate magazine theme for WordPress.

Universitas Tamsis Palembang dan Ponpes Tahfidz Kiai Marogan Palembang Jalin Kerjasama, Pengolahan Air Bersih

Dosen Program Studi Teknik Kimia Fakultas Teknik Universitas Tamansiswa Palembang Dr Sisnayati ST MT menemuka cara pengolahan air bersih yang langsung dimanfaatkan oleh Ponpes Tahfidz Kiai Marogan.

Palembang, BP–Penelitian untuk pengolahan air bersih dan air minum menggunakan Teknologi Ultrafiltrasi Reverse Osmosis yang dilakukan Dosen Program Studi Teknik Kimia Fakultas Teknik Universitas Taman Siswa Palembang akhirnya membuahkan hasil.

Dalam penelitian ini, Teknologi Ultrafiltrasi Reverse Osmosis berhasil diciptakan dan bisa menghasilkan 800 galon perhari. Penelitian dari Dosen Program Studi Teknik Kimia Fakultas Teknik Universitas Tamansiswa Palembang Dr Sisnayati ST MT, langsung dimanfaatkan untuk kepentingan masyarakat.

Teknologi Ultrafiltrasi Reverse Osmosis langsung digunakan untuk memenuhi kebutuhan dari Pondok Pesantren Tahfidz Kiai Marogan di Talang Jambe Kelurahan Talang Betutu Kecamatan Sukarami Palembang.

Rektor Universitas Taman siswa (Tamsis) Palembang Ki Dr Azwar Agus SH MHum menjelaskan, penemuan Teknologi Ultrafiltrasi Reverse Osmosis dari Dosen Program Studi Teknik Kimia Fakultas Teknik Universitas Tamansiswa Palembang Dr Sisnayati ST MT langsung diaplikasikan untuk membantu masyarakat yang membutuhkan air bersih.

“Kami melakukan kerjasama pengolahan air bersih dan air minum dengan Pondok Pesantren Tahfidz Kiai Marogan. Kerjasama ini, didasari dari sulitnya memperoleh air bersih untuk kebutuhan ponpes,” kata Azwar, Rabu (31/3).

Memanfaatkan Teknologi Ultrafiltrasi Reverse Osmosis dengan kapasitas 800 galon perhari penemuan dari Dosen Prodi Teknik Kimia Fakultas Teknik Universitas Tamansiswa Palembang Dr Sisnayati ST MT, dapat memberikan manfaat khususnya bagi santri dan masyarakat yang membutuhkan air bersih dan air minum.

Hal ini juga, sebagai langkah awal, pilot project bidang penelitian dan pengabdian kepada masyarakat Universitas Taman Siswa Palembang. Nantinya, akan terus dikembangkan. Sehingga, masyarakat yang kesulitan air bersih bisa memanfaatkan teknologi ini untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

“Penemuan ini sudah di hak patenkan. Jadi, ini ke depannya bisa dikembangkan untuk membantu masyarakat,” katanya.

Pimpinan Ponpes Tahfidz Kiai Marogan Palembang Ustad H Mgs Ahmad Fauzan SQ, adanya penemuan teknologi ini bisa memberikan manfaat bagi santri dan dapat dikembangkan bukan hanya di Ponpes saja. Tetapi juga, ditempat lain yang membutuhkan air bersih.

“Selama ini kami kesulitan untuk mendapatkan air bersih bagi santri yang ada di sini. Dengan memanfaatkan teknologi ini, mudah-mudahan kami terbantu dan santri bisa menikmati air bersih,” katanya.#osk

Jangan Lewatkan
Komentar Anda
Loading...