Rayakan HUT IMI ke-115, Bamsoet Santuni Anak Yatim

5

Jakarta, BP–Ketua MPR RI sekaligus Ketua Umum Ikatan Motor Indonesia (IMI) Bambang Soesatyo (Bamsoet) mengatakan, memasuki usia ke-115 tahun, keluarga besar IMI merayakan ulang tahun dengan memberikan santunan kepada anak yatim dari Yayasan Yatim Piatu Jami Atul Khair, pimpinan Ustazah Ipah. Dilanjutkan doa bersama dengan seluruh Pengurus IMI Pusat dan Pengurus IMI Provinsi yang dilakukan secara virtual.
“Perayaan kali ini dilakukan secara sederhana. Selain karena kondisi pandemi Covid-19, juga untuk lebih mendekatkan internal keluarga besar IMI. Santunan anak yatim dimaksudkan agar perjalanan IMI ke depan senantiasa dipenuhi keberkahan dari Tuhan Yang Maha Esa. Sekaligus memotivasi anak yatim agar giat belajar, karena bisa jadi di antara mereka kelak ada yang menjadi pembalap profesional,” ujar Bamsoet di Jakarta, Selasa (30/3).
Dikatakan, hasil Sensus Penduduk 2020 pada Januari 2021 memperlihatkan 10,88 persen penduduk Indonesia (atau sekitar 29,3 juta penduduk) yang masuk dalam Post Gen Z, yakni penduduk kelahiran tahun 2013 ke atas dengan perkiraan usia saat ini sampai dengan 7 tahun. Sementara 27.94 persen atau 75.5 juta jiwa merupakan Gen-Z kelahiran 1997-2012, yang kini berusia 8-23 tahun.
“Besarnya jumlah penduduk berusia muda, tidak sulit mencari bibit unggul untuk olahraga balap. Tinggal bagaimana membina dan mengembangkan potensi mereka. Sebagai senior, tugas kitalah memberikan motivasi kepada generasi muda agar jangan takut menggapai mimpi, termasuk menjadi pembalap,”tutur Bamsoet.
Menurut Bamsoet, sejarah panjang IMI yang lahir 27 Maret 1906 dengan nama Javasche Motor Club, berkantor di Semarang, Jawa Tengah. Kemudian diubah menjadi Het Koninklijke Nederlands Indische Motor Club (KNIMC).
“Seiring kemerdekaan Republik Indonesia, KNIMC diambil alih Departemen Perhubungan dan diubah menjadi Indonesische Motor Club. Pada tahun 1950, namanya diubah menjadi Ikatan Motor Indonesia (IMI),” jelas Bamsoet.
Dia menambahkan, keberadaan IMI diperkuat melalui UU No.3 Tahun 2005; UU No.2 Tahun 2002; SK Menhub No. KM 447/U/PhB-76; Telegram Kapolri No. STR/462/VI/2013; SK Menkumham No. AHU-0000535.AH.01.08; SK KONI Pusat No. 21/Tahun 2017; Merek/Logo IMI – Menkumham No. IDM000587595. IMI juga anggota resmi dari Federation Internationale de l’Automobile (FIA) dan Federation Internationale de Motocyclisme (FIM) di tingkat Internasional.
“Pengetahuan terhadap sejarah IMI sangat penting, agar generasi muda memahami tidak ada yang instan dalam kehidupan. Semua membutuhkan proses, termasuk IMI yang kini memasuki usia ke-115 tahun. Karenanya, generasi muda, termasuk anak yatim, harus optimis. Mereka bisa meraih cita-cita apapun mulai menjadi dokter, pembalap, atau profesi lainnya. Kuncinya ada pada ketekunan, dan jangan takut menikmati proses,” papar mantan Ketua DPR tersebut.#duk

Baca:  Ekonomi Terpuruk, Anggota MPR Dukung Anggaran Pariwisata